Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pencuri Kotak Sesari Pura di Buleleng Ditangkap, Uang Tersisa Hanya Rp400 Ribu
BERITABALI.COM, BULELENG.
Polisi menangkap pencuri kotak sesari di Pura Gede Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng berselang waktu sehari setelah kejadian.
Pelaku yang diduga berasal dari Banjar Dinas Purwa, Desa Pengastulan ditangkap bersama barang bukti. Pelaku berinisal I Ketut YS (23) diamankan saat sedang berada di rumahnya dengan sisa uang hasil curian berjumlah Rp400 ribu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, setelah menerima laporan pencurian kotak sesari di Pura Gede Desa Pengastuan, polisi langsung bergerak memburu pelaku. Beberapa tempat disasar termasuk meminta keterangan sejumlah pihak.
Hasilnya, kecurigaan polisi mengarah kepada YS. Setelah dipastikan keberadaan YS, kemudian Unit Buser Polsek Seririt menangkap pelaku YS yang saat itu tengah berada di rumahnya.
Untuk memastikan perbuatan pelaku, polisi melakukan interogasi dan pelaku mengakui perbutannya. Pengakuan pelaku uang yang didapat dari kotak sesari digunakan untuk membeli makanan dan kebutuhan sehari-hari. Tersisa hanya Rp400 ribu dari total uang isi kotak sesari yang ia curi di jaba sisi Pura Gede.
Dikonfirmasi penangkapan YS, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi membenarkan penangkapan tersebut. Hanya saja, Widwan Sutadi belum memberikan keterangan lebih rinci atas penangkapan tersebut.
“Sudah, pelaku sudah ditangkap dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” ujar Kapolres AKBP Sutadi melalui WhatsApp, Minggu 24 Maret 2024.
Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Seririt pada Sabtu 23 Maret 2024 melalui sebuah penyelidikan yang intensif. Pencurian kotak sesari Pura Gede Pengastulan cukup menggegerkan karena lokasinya berada dipinggir jalan raya utama desa tersebut.
Kotak sesari yang diperkirakan banyak berisi uang hasil punia/sumbangan krama bukan di bongkar namun digondol bersama kotaknya. Padahal kotak sesari itu tertancap bersama tiangnya terletak dijaba sisi pura tersebut.
Hilangnya kotak sesari itu pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan pada Kamis 21 Maret 2024 sekitar pukul 04.00 WITA pagi saat membersihkan sampah disekitar TKP, petugas tersebut kaget karena tak melihat ada kotak sesari di tempatnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun