Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ini Beda Gejala Flu Biasa vs Flu Singapura
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bahasan soal flu Singapura mendadak ramai gara-gara Youtuber Vincent Raditya. Ia dirawat di rumah sakit gara-gara terkena flu Singapura.
Pada dasarnya, flu Singapura memiliki kemiripan dengan flu biasa. Namun, keduanya juga punya perbedaan. Apa saja beda gejala flu biasa vs flu Singapura?
Flu Singapura sendiri sebenarnya nama sebutan penyakit yang merujuk pada hand, foot, and mouth disease (HFMD). Penyakit ini rentan menyerang di masa pergantian musim alias pancaroba.
Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), flu Singapura disebabkan oleh virus bernama Coxsackievirus dan Human enterovirus 71. Virus menular melalui cairan pada hidung, tenggorokan, dan lesi pada kulit yang pecah dari orang yang terinfeksi.
Sementara flu biasa umumnya disebabkan oleh Rhinovirus. Mengutip laman Mayo Clinic, virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, dan mata. Virus biasanya menyebar lewat droplet yang keluar orang yang terinfeksi saat batuk, bersin, atau bicara.
Selain perbedaan dari segi penyebab, gejala kedua penyakit tersebut juga berbeda. Untuk lebih detailnya, berikut penjelasan beda gejala flu biasa vs flu Singapura.
Beda gejala flu biasa vs flu Singapura
Ruam menjadi salah satu ciri khas gejala flu Singapura. Namun, pada dasarnya, baik flu Singapura maupun flu biasa, bisa sama-sama memicu timbulnya ruam. Hanya saja, ruam yang ditimbulkan oleh keduanya cenderung berbeda.
Dokter spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropis Prof Hindra Irawan Satari mengatakan, salah satu perbedaannya terletak pada jenis ruam.
Ruam pada flu Singapura lebih terlihat seperti cacar air. Sementara ruam yang bisa muncul karena flu biasa cenderung mirip campak dengan warna yang lebih muda.
Baca juga:
11 Minuman dan Makanan Pereda Flu
"Kalau flu itu rash kayak demam berdarah gitu, merah kayak campak. Cuma memang lebih rata, lebih muda warnanya, lebih merata di permukaan," ujar Prof Hindra, mengutip detikHealth.
Selain itu, perbedaan flu Singapura dan flu biasa juga terletak pada lokasi munculnya ruam. Seturut namanya, ruam pada flu Singapura cenderung muncul pada tangan, kaki, dan di mulut.
Tak cuma itu, pasien flu Singapura juga cenderung tidak mengalami batuk. Sementara batuk jadi salah satu gejala paling umum flu biasa.
Berikut beberapa gejala flu Singapura yang perlu diwaspadai:
- demam,
- penurunan nafsu makan,
- batuk,
- sakit perut,
- sariawan atau bintik di mulut, tangan, dan kaki,
- kelelahan,
- sakit tenggorokan,
- ruam pada kuit di telapak tangan dan kaki.
Demikian penjelasan mengenai beda gejala flu biasa vs flu Singapura. Segera kunjungi dokter jika mengalami gejala-gejala di atas.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan