Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Israel Tegaskan Tak Akan Akhiri Perang Lawan Hamas di Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan pihaknya tidak akan mengakhiri perang melawan Hamas sampai para militan tersebut membebaskan sandera di Gaza, Palestina.
Hal tersebut disampaikan Gallant di Washington, Amerika Serikat, Senin (25/3), setelah Israel membatalkan delegasi lain yang akan berangkat ke AS sehubungan dengan seruan gencatan senjata Dewan Keamanan PBB.
"Kami tidak punya hak moral untuk menghentikan perang sementara masih ada sandera yang ditahan di Gaza. Kurangnya kemenangan yang menentukan di Gaza mungkin membawa kita lebih dekat ke perang di utara," kata Gallant menjelang pertemuan dengan Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken, dikutip dari AFP, Selasa (26/3).
Sementara itu otoritas Palestina menyambut baik seruan Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan gencatan senjata di Gaza dan mengakhiri pertempuran secara permanen.
"Kami menyambut baik resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Hussein al-Sheikh, menteri urusan sipil di Otoritas yang memiliki sebagian kendali administratif di Tepi Barat yang diduduki Israel, melalui platform media sosial X.
"Kami menyerukan penghentian permanen terhadap resolusi tersebut. perang kriminal ini dan penarikan segera Israel dari Jalur Gaza."
Sebelumnya, DK PBB mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera antara kelompok Hamas dan Israel di Gaza, Palestina setelah Amerika Serikat (AS) abstain.
Resolusi ini mengikat secara hukum dan menuntut gencatan senjata segera pada bulan Ramadan, pembebasan sandera segera dan tanpa syarat, dan "kebutuhan mendesak untuk memperluas aliran" bantuan ke Gaza.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan kegagalan dalam mengimplementasikan resolusi tersebut tidak dapat dimaafkan.
Pasukan Israel terus menyerang sejumlah wilayah di Gaza Palestina saat momen Ramadan, hingga menyebabkan 52 orang tewas dalam 24 jam terakhir.
Menurut laporan Al Jazeera Senin (25/3), pasukan Israel menyerang di Deir El Balah, Pusat Gaza. Gempuran ini menyebabkan 22 orang tewas. Tentara Israel juga menyerang Rafah, Gaza selatan, dan menyebabkan 30 orang meninggal.
Selama lima bulan agresi Israel ke Palestina, lebih dari 32 ribu warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak telah tewas. Selain korban jiwa, kondisi di Gaza juga kian parah akibat minimnya bantuan kemanusiaan dan fasilitas medis yang memadai.
Israel menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga kamp pengungsian.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun