Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Nestapa Warga Terdampak Ledakan Gudang Amunisi: Plafon Rumah Roboh
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rohman (43) warga Kampung Parung Pinang, Dusun Ciangsana, perbatasan Kabupaten Bekasi-Bogor menjadi salah satu orang yang rumahnya terdampak ledakan Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) milik Kodam Jaya pada Sabtu (30/3) malam.
Sembari membersihkan serpihan puing-puing plafon rumahnya yang ambruk akibat tekanan ledakan, Rohman bercerita tentang peristiwa tersebut.
Rohman mengaku pertama kali mendengar ledakan ketika rampung melakukan Salat Magrib tak jauh dari rumahnya.
Kala itu, Rohman tak menduga suara keras yang diiringi getaran dan hembusan angin tersebut berasal dari gudang amunisi yang meledak.
"Kayak ban mobil pecah kalau saya dengernya. Soalnya saya masih di masjid pas itu. Abis Magrib lagi doa dan baru ledakan. Saya kira ada anak nabrak pintu kaca karena kan kenceng banget. Sampai bergetar, anginnya itu sampai ke mimbar depan tuh ke sini (baju) berasa," kata Rohman saat ditemui di rumahnya yang tak jauh dari lokasi ledakan pada Minggu (31/3) petang.
Rohman menyebut ledakan yang pertama kali berbunyi usai magrib tersebut terjadi beruntun.
Lantaran khawatir, ia menyebut warga di sekitar rumahnya langsung melakukan evakuasi secara mandiri untuk mengungsi ke rumah kepala desa.
"Ngungsi mah habis Magrib pas warga semua keluar udah enggak balik lagi. Langsung ngungsi," jelas dia.
Ketika hendak mengungsi, Rohman mengaku belum mengetahui ada bagian rumah yang rusak dampak ledakan tersebut.
Ia mengaku baru mengetahui ledakan tersebut turut membuat kerusakan terhadap rumahnya setelah kembali sejenak dari pengungsian untuk menengok rumahnya.
"Rusaknya (plafon) disini (teras) sama kamar tidur," kata Rohman dengan nada sendu.
Kendati demikian, Rohman menyebut tidak ada warga yang menjadi korban imbas ledakan ini.
Temukan Proyektil Granat dan Amunisi
Selain menemukan plafon dua bagian rumahnya yang rubuh, Rohman mengaku turut menemukan proyektil amunisi dan granat yang terbawa ledakan tersebut.
Ia menyebut temuan beberapa proyektil tersebut langsung diamankan oleh petugas yang menyisir radius terdampak ledakan.
"Proyektil banyak ditemuin, di sini juga ditemuin satu di garasi, proyektil serpihan-serpihan granat, amunisi, yang paling banyak di sebelah sana (samping rumah)," jelas dia.
Di sisi lain, Rohman mengaku telah mendengar adanya janji ganti rugi dari pihak TNI terhadap warga yang rumahnya terdampak ledakan ini.
Ia pun menyebut para warga saat ini telah melakukan pendataan mandiri untuk mencatat rumah-rumah warga yang terdampak.
"Kalau pendataan si mulai ya, pendataan mandiri baru ya," ujar dia. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2330 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun