Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Israel Tangkap Adik Perempuan Bos Hamas Ismail Haniyeh di Tel Sheva
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan Israel menangkap saudara perempuan bos Hamas, Ismail Haniyeh, bernama Zebah Abdel Salem Haniyeh di Tel Sheva.
Media lokal dan Kepolisian Israel melaporkan pada Senin (1/4) tidak menyebut Zebah sebagai saudara Haniyeh.
Kepolisian tak mengungkap identitas Zebah dan hanya menuturkan tersangka yang ditangkap merupakan seseorang yang memiliki kedekatan dengan petinggi Hamas.
Namun, media Israel mengungkap identitas Zebah yang diketahui berusia 57 tahun.
Israel melaporkan penangkapan Zebah merupakan bagian dari operasi "Early Dawn", kerja sama antara kepolisian dan badan intelijen lokal Shin Bet.
The Jerusalem Post melaporkan Israel turut mengerahkan polisi perbatasan, militer Israel (IDF), dan polisi udara dalam operasi penangkapan ini.
Polisi berhasil menggeledah kediaman Zebah di Tel Sheva saat penangkapan berlangsung. Aparat juga turut menyita sejumlah dokumen, media, ponsel, hingga bukti-bukti lain yang disebut Jerusalem Post dapat membuktikan keterlibatan Zebah dalam membantu Hamas.
Menurut kepolisian, Zebah bakal disidang di Pengadilan Magistrat Beershebah hari ini waktu setempat.
Dalam persidangan itu, kepolisian berupaya meminta perpanjangan penahanan Zebah.
Hingga berita ini diturunkan, Hamas belum memberikan komentar terkait kabar penangkapan Zebah.
Penangkapan ini berlangsung kala Israel masih menggempur Jalur Gaza Palestina sejak 7 Oktober lalu.
Agresi brutal Israel ke Gaza selama hampir enam bulan ini merupakan balasan atas penyanderaan ratusan orang hingga serangan yang dilakukan Hamas di perbatasan negara Zionis itu.
Hampir 32.800 warga Palestina telah terbunuh dan 75.300 lainnya terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok. Israel telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan Jalur Gaza, menyebabkan penduduknya, khususnya penduduk Gaza utara, berada di ambang kelaparan.
Perang Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2801 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun