Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Israel Klaim Targetkan Hamas Dalam Serangan Yang Tewaskan Relawan WCK
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Klaim Targetkan Hamas Dalam Serangan Yang Tewaskan Relawan WCK
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Israel berdalih pihaknya menargetkan pria bersenjata anggota Hamas, dalam serangan udara yang menewaskan tujuh relawan World Central Kitchen (WCK).
Mantan jenderal militer Israel yang memimpin penyelidikan, Har-Even, mengatakan drone yang menghantam mobil WCK sebelumnya menargetkan seorang pria bersenjata yang diduga anggota Hamas.
Klaim itu berdasarkan hasil penyelidikan internal militer yang digelar menyusul berbagai kecaman dunia.
Menurut Har-Even, pria bersenjata itu melepaskan tembakan dari atas salah satu truk konvoi.
"[Drone] menghantam satu mobil dan mengidentifikasi orang-orang berlarian keluar dari mobil dan memasuki mobil kedua," kata Har-Even.
"Mereka memutuskan untuk menyerang mobil tersebut, yang melanggar standard operating procedures (SOP). Mereka kemudian menghantam mobil ketiga," lanjut dia, seperti dikutip AFP, Jumat (5/4).
Meski mengakui bahwa militer telah melanggar aturan, Har-Even berpendapat keputusan yang diambil prajurit saat itu atas dasar keyakinan bahwa seorang anggota Hamas telah membajak mobil badan kemanusiaan tersebut.
Namun demikian, saat ditanya oleh AFP apa yang terjadi pada pria bersenjata itu, Har-Even tak mampu menjelaskan.
Har-Even mengatakan kegagalan komunikasi dan koordinasi mengenai konvoi WCK kemungkinan menjadi penyebab serangan itu terjadi.
"Kesalahan terbesar adalah (tim drone) tidak memiliki rencana koordinasi," ucapnya.
"Keyakinan mereka adalah bahwa kendaraan-kendaraan tersebut dioperasikan Hamas adalah kesalahan penilaian operasional dan kesalahan klasifikasi," lanjut dia.
Kepada wartawan, Har-Even juga menunjukkan klip rekaman dari drone yang memperlihatkan pria bersenjata yang diduga anggota Hamas yang ikut dalam konvoi WCK.
Kamera drone itu, kata dia, tidak bisa melihat logo WCK yang menempel di atas mobil karena kondisi gelap saat itu.
"Ini adalah faktor kunci dalam kejadian ini," ujarnya.
Pendiri WCK Jose Andres mengatakan serangan udara Israel yang menewaskan tujuh relawannya ini merupakan serangan disengaja, bukan keliru seperti yang diklaim Israel.
Andres menyebut Israel sengaja menargetkan WCK karena menembak para relawan kemanapun mereka menyelamatkan diri.
"Ini adalah tragedi. Ini merupakan kesalahan serius yang merupakan tanggung jawab kami," kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari kepada wartawan.
Dua anggota brigade militer yakni seorang kolonel dan seorang mayor, yang memerintahkan serangan tersebut, dipecat imbas insiden ini. Sementara itu, seorang komandan senior Israel hanya mendapat teguran formal.
WCK, di sisi lain, meminta penyelidikan independen atas serangan udara yang menewaskan para relawannya tersebut.
WCK menyatakan militer Israel tak bisa melakukan investigasi secara kredibel atas kesalahannya sendiri.
"Tanpa perubahan yang sistematis, akan ada lebih banyak lagi kegagalan militer, lebih banyak permintaan maaf, dan lebih banyak keluarga yang berduka," tulis WCK dalam pernyataannya, seperti dikutip Reuters. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan