Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Israel Klaim Targetkan Hamas Dalam Serangan Yang Tewaskan Relawan WCK
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Klaim Targetkan Hamas Dalam Serangan Yang Tewaskan Relawan WCK
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Israel berdalih pihaknya menargetkan pria bersenjata anggota Hamas, dalam serangan udara yang menewaskan tujuh relawan World Central Kitchen (WCK).
Mantan jenderal militer Israel yang memimpin penyelidikan, Har-Even, mengatakan drone yang menghantam mobil WCK sebelumnya menargetkan seorang pria bersenjata yang diduga anggota Hamas.
Klaim itu berdasarkan hasil penyelidikan internal militer yang digelar menyusul berbagai kecaman dunia.
Menurut Har-Even, pria bersenjata itu melepaskan tembakan dari atas salah satu truk konvoi.
"[Drone] menghantam satu mobil dan mengidentifikasi orang-orang berlarian keluar dari mobil dan memasuki mobil kedua," kata Har-Even.
"Mereka memutuskan untuk menyerang mobil tersebut, yang melanggar standard operating procedures (SOP). Mereka kemudian menghantam mobil ketiga," lanjut dia, seperti dikutip AFP, Jumat (5/4).
Meski mengakui bahwa militer telah melanggar aturan, Har-Even berpendapat keputusan yang diambil prajurit saat itu atas dasar keyakinan bahwa seorang anggota Hamas telah membajak mobil badan kemanusiaan tersebut.
Namun demikian, saat ditanya oleh AFP apa yang terjadi pada pria bersenjata itu, Har-Even tak mampu menjelaskan.
Har-Even mengatakan kegagalan komunikasi dan koordinasi mengenai konvoi WCK kemungkinan menjadi penyebab serangan itu terjadi.
"Kesalahan terbesar adalah (tim drone) tidak memiliki rencana koordinasi," ucapnya.
"Keyakinan mereka adalah bahwa kendaraan-kendaraan tersebut dioperasikan Hamas adalah kesalahan penilaian operasional dan kesalahan klasifikasi," lanjut dia.
Kepada wartawan, Har-Even juga menunjukkan klip rekaman dari drone yang memperlihatkan pria bersenjata yang diduga anggota Hamas yang ikut dalam konvoi WCK.
Kamera drone itu, kata dia, tidak bisa melihat logo WCK yang menempel di atas mobil karena kondisi gelap saat itu.
"Ini adalah faktor kunci dalam kejadian ini," ujarnya.
Pendiri WCK Jose Andres mengatakan serangan udara Israel yang menewaskan tujuh relawannya ini merupakan serangan disengaja, bukan keliru seperti yang diklaim Israel.
Andres menyebut Israel sengaja menargetkan WCK karena menembak para relawan kemanapun mereka menyelamatkan diri.
"Ini adalah tragedi. Ini merupakan kesalahan serius yang merupakan tanggung jawab kami," kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari kepada wartawan.
Dua anggota brigade militer yakni seorang kolonel dan seorang mayor, yang memerintahkan serangan tersebut, dipecat imbas insiden ini. Sementara itu, seorang komandan senior Israel hanya mendapat teguran formal.
WCK, di sisi lain, meminta penyelidikan independen atas serangan udara yang menewaskan para relawannya tersebut.
WCK menyatakan militer Israel tak bisa melakukan investigasi secara kredibel atas kesalahannya sendiri.
"Tanpa perubahan yang sistematis, akan ada lebih banyak lagi kegagalan militer, lebih banyak permintaan maaf, dan lebih banyak keluarga yang berduka," tulis WCK dalam pernyataannya, seperti dikutip Reuters. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan