Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Alasan Enam Pria Lari dari Alun-Alun Gianyar ke Pura Agung Besakih
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah ada aksi jalan kaki dari Tengkulak Kemenuh, kini giliran aksi lari dari Alun-alun kota Gianyar menuju pura Agung Besakih. Aksi yang dilakukan Selasa, 9 April 2024 itu dimulai dari pukul 05.00 WITA selama 5 jam lari.
Pelari yang ambil bagian yakni I Kadek Darmika, I Putu Sujana, I Made Haryawan, Dewok Kasuma, I Putu Mahardika dan I Made Budiana. Mereka berlari mengusung tema Melaib, Melali, Mebakti (berlari, bermain dan bersembahyang).
"Ini bukan seberapa kuat dan seberapa jauh kita bisa melangkah karena masih banyak orang yang lebih tangguh yang bisa melakukan ini, tapi dengan melatih daya tahan tubuhmu minimal kamu dapat lebih bugar," ujar salah satu pelari yang bertugas di Polres Gianyar.
Jadi konsepnya kali ini Melaib Melali Mebakti karena Karya di Pura Agung Besakih masih berlangsung sekalian sembahyang latihan endurance karena dalam waktu dekat ini even Lari seperti BCA Bali Trail Running Ultra dan Maybank Marathon Bali sudah semakin dekat.
"Mau tidak mau kita harus latihan lebih giat lagi," jelas dia.
Dikatakan bahwa berenam start dan finish bersama jadi walaupun ada yang larinya lebih cepat. "Kita harus saling menunggu rekan yang pelan, dan itu salah satu rasa wujud kebersamaan, kepedulian dan solidaritas," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1976 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1802 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1739 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun