Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Libur Lebaran, Tingkat Okupansi Hotel di Karangasem Naik Jadi 70 Persen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Libur lebaran menjadi berkah tersendiri bagi akomodasi pariwisata yang ada di Kabupaten Karangasem, pasalnya saat ini okupansi hotel di Gumi lahar tercatat mencapai 70 persen yang didominasi oleh wisatawan domestik.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem, I Wayan Kariasa kepada wartawan, Kamis (11/4/2024) mengungkapkan, pada libur lebaran tahun ini, tingkat hunian hotel megalami peningkatan yang cukup signifikan.
"Peningkatan tersebut lebih didominasi oleh wisatawan domestik (Wisdom) yang liburan di Bali. Peningkatannya sudah terasa sejak dua hari terakhir ini," kata Kariasa.
Hingga hari ini, dari 5.300 kamar hotel di Karangasem sudah terisi sekitar 70 persen, peningkatan terjadi sekitar 40 persen dari sebelumnya dimana okupansi hotel di Karangasem hanya di kisaran 30 persen.
Meskipun terjadi peningkatan, namun Kariasa bersama pengusaha akomodasi lainnya sempat menargetkan pada libur lebaran ini tingkat hunian hotel bisa menyentuh di 80 hingga 90 persen. Kendati demikian, lonjakan ini tetap menjadi berkah bagi pelaku pariwisata di Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2730 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2024 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1958 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1798 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun