Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Arus Balik Normal, One Way Lokal Tol Semarang-Solo Dihentikan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menghentikan sistem one way lokal atau sistem satu arah di ruas jalan Tol Semarang-Solo karena arus lalu lintas kembali normal.
"Penghentian one way lokal di KM 459 hingga KM 414 sesuai dengan diskresi Kepolisian," kata Vice President (VP) Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo melalui keterangan tertulis di Pekalongan, Minggu (14/4).
Kondisi arus lalu lintas (lalin) kendaraan yang normal dari KM 459 tuas jalan Tol Semarang-Solo hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung ruas jalan Tol Batang-Semarang membuat rekayasa lalu lintas one way lokal dihentikan.
"Sistem one way yang diberlakukan pada Sabtu (13/4) dan dihentikan pada Minggu pagi pukul 07.30 WIB," kata dia.
Ia mengatakan volume lalu lintas kendaraan sepanjang jalan Tol Semarang-Solo ramai lancar dan kembali difungsikan normal dua arah pada pukul 07.54 WIB.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima dan saldo uang elektronik cukup.
Selain itu pastikan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di area peristirahatan (rest area).
"Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Polisi Aan Suhanan meminta pengendara yang melakukan arus balik Idulfitri 1445 Hijriah menjaga toleransi saat berkendara di jalan raya.
"Kami minta agar pengendara menjaga toleransi dan saling hormati sesama pengendara," kata Irjen Pol Aan Suhanan di Semarang, Sabtu 13/4).
Ia mengatakan, orang yang mudik itu pasti lelah saat berkendara karena perjalanan maupun aktivitas yang dilakukan di kampung halaman saat liburan.
"Orang balik dari kampung ini duitnya berkurang dan jangan temperamental di jalanan," kata dia. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5987 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2310 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan