Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Satu Anjing Rabies di Desa Mas Dieliminasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Petugas dari Puskeswan Gianyar I bersama Koramil Ubud turun ke Banjar Satria, Desa Mas pada Selasa (30/4/2024). Petugas mengejar anjing liar yang sebelumnya meresahkan dan menggigit warga.
Setelah dicari sampel, anjing itu diduga mengidap rabies. Pelaksanaan eliminasi didampingi Babinsa Desa Mas Sertu Made Surita dan Kelihan Dinas Banjar Satria laksanakan pendampingan terhadap petugas pelaksana eliminasi selektif terhadap hewan yang terjangkit virus rabies.
Pelaksanaan eliminasi selektif terhadap hewan liar yang terjangkit virus rabies ini dilaksanakan terkait adanya laporan kasus warga Banjar Satria Desa Mas yang telah tergigit anjing gila.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bidang peternakan Kesehatan Hewan/Keswan Kabupaten Gianyar (Pukeswan Gianyar 1) ini di pimpin oleh Drh. I Nyoman Widnyana.
"Dalam pelaksanaan eliminasi selektif terhadap hewan yang terjangkit rabies tersebut tim menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna melakukan penanggulangan terhadap penyebaran virus rabies serta memutus rantai penyebaran virus rabies terhadap hewan peliharaan atau hewan lia," ujar Sertu Surita.
Pihaknya mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga kesehatan hewan peliharaannya dengan melakukan vaksin secara berkala. "Guna melindungi manusia dari ancaman gigitan anjing yang terjangkit virus rabies," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan