Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
PBB Sebut Puing di Gaza Imbas Agresi Israel Lebih Banyak dari Ukraina
beritabali.com/cnnindonesia.com/PBB Sebut Puing di Gaza Imbas Agresi Israel Lebih Banyak dari Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkap puing berserakan di Gaza akibat agresi Israel masih lebih banyak ketimbang puing di Ukraina saat perang dengan Rusia dalam dua tahun terakhir.
Dilansir AFP, puing-puing di Gaza juga membahayakan bagi pekerja yang membersihkan reruntuhan bangunan itu. Sebab ada kekhawatiran UXO atau persenjataan yang belum meledak, hingga kemungkinan paparan zat beracun.
Layanan Pembersihan Ranjau Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations Mine Action Service/UNMAS) juga memperkirakan ada sekitar 37 juta ton puing berserakan di Gaza.
Menurut UNMAS, dibutuhkan waktu hingga lebih dari satu dekade untuk membersihkan puing perang Israel selama enam bulan terakhir.
"Gaza memiliki lebih banyak puing dibandingkan Ukraina, dan sebagai gambaran, garis depan Ukraina memiliki panjang 600 mil (hampir 1.000 kilometer), dan Gaza memiliki panjang 25 mil (40 km)," kata Kepala Program UNMAS di wilayah Palestina Mungo Birch.
Birch berharap UNMAS, dinas yang bekerja untuk mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh semua jenis persenjataan peledak, akan menjadi badan koordinasi untuk pekerjaan ranjau di Gaza.
UNMAS menurutnya juga telah mendapatkan pendanaan sebesar USD$5 juta. Namun mereka membutuhkan tambahan USD$40 juta untuk melanjutkan pekerjaannya di Gaza selama 12 bulan ke depan.
"Namun sektor ini secara keseluruhan akan membutuhkan ratusan juta dolar AS selama beberapa tahun untuk membuat Gaza kembali aman bagi penduduknya," kata dia.
Sejak 7 Oktober 2023, Israel melancarkan agresi di Gaza. Mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga tempat ibadah.
Imbas serangan Israel, lebih dari 34 ribu warga di Palestina tewas dan puluhan rumah sakit lumpuh. Sebagian besar dari korban jiwa itu adalah perempuan dan anak-anak. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan