Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pj Gubernur Minta Masyarakat Bali Tak Jual Lahan Pertanian
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pembangunan di Bali terutama di areal hijau kini masif terjadi. Itu terlihat di kawasan pariwisata. Termasuk di Gianyar, kondisi itu terjadi dari wilayah Ubud, merembet ke Tegallalang hingga Payangan.
Atas kondisi tersebut, Penjabat atau Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya meminta agar masyarakat tidak terbuai dengan uang. "Ini warisan leluhur, anugerah Ida Sang Hyang Widhi, kita jangan mudah menjual lahan," ujar Mahendra Jaya saat acara Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Wantilan Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar.
Dikatakan bahwa lahan yang telah beralih fungsi, kebanyakan jadi vila dan hotel. "Berubah jadi bangunan hotel dan gedung. Maka jaga bersama," ungkap dia didampingi Pj Bupati Gianyar.
Dikatakan, bahwa dalam acara KTNA ini, produk pertanian dan kelautan di Bali, termasuk di Gianyar sangat melimpah. Produk tersebut bisa menunjang perekonomian masyarakat.
Hal itu terlihat dalam produk yang dipamerkan dalam pameran KTNA pada 13-17 Mei 2024 di wantilan Samuantiga. Beragam produk pertanian, kelautan hingga produk olahan dipamerkan.
"Produk kita sangat luar biasa. Gak kalah kualitasnya. Persoalan kita, gimana tingkatkan kualitas," tutup Mahendra Jaya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7920 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan