Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tank Israel Merangsek ke Jabalia, Belasan Warga Palestina Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan dan tank-tank Israel merangsek masuk ke beberapa wilayah, termasuk Jabalia, di Jalur Gaza yang padat penduduk. Imbas serangan tersebut, puluhan warga Palestina tewas dan luka-luka.
Pasukan Israel juga mengambil alih beberapa wilayah di Rafah, sebuah kota di selatan dekat perbatasan Mesir yang penuh sesak dengan para pengungsi, mengutip Reuters.
Salah satu lokasi yang diserang adalah Jabalia, tempat terbesar dari delapan kamp pengungsi di Jalur Gaza. Pada hari Sabtu (18/5), tentara dan tank-tank merangsek masuk ke jalan-jalan sejauh ini untuk menghindari serangan darat. Petugas medis mengatakan 15 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam satu serangan.
Kementerian Kesehatan Gaza dan Dinas Darurat Sipil mengatakan tim medis menerima puluhan telepon mengenai kemungkinan korban, namun tidak dapat melakukan pencarian karena serangan darat yang terus berlangsung dan pengeboman dari udara.
"Hari ini adalah hari yang paling sulit dalam hal pemboman pendudukan, serangan udara dan penembakan tank berlangsung hampir tanpa henti," kata seorang warga di Jabalia, Ibrahim Khaled.
"Kami tahu ada puluhan orang yang menjadi martir [terbunuh] dan terluka, tapi tidak ada kendaraan ambulans yang bisa masuk ke daerah itu," katanya.
Militer Israel mengatakan pasukannya terus beroperasi di berbagai wilayah di Jalur Gaza termasuk Jabalia dan Rafah, melakukan apa yang mereka sebut sebagai "operasi yang tepat terhadap teroris dan infrastruktur".
"IAF (angkatan udara) terus beroperasi di Jalur Gaza, dan menyerang lebih dari 70 target teror selama sehari terakhir, termasuk fasilitas penyimpanan senjata, situs infrastruktur militer, teroris yang menjadi ancaman bagi pasukan IDF, dan kompleks militer," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.
Sayap-sayap bersenjata Hamas, Jihad Islam, dan Fatah mengatakan bahwa para pejuang menyerang pasukan Israel di Jabalia dan Rafah dengan roket-roket anti-tank, bom-bom mortir, dan alat peledak yang telah ditanam di beberapa ruas jalan, menewaskan dan melukai banyak tentara.
Militer Israel mengatakan bahwa 281 tentara telah terbunuh dalam pertempuran sejak serangan darat pertama di Gaza pada tanggal 20 Oktober.
Sedikitnya 35.386 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel sejak 7 Oktober, menurut data kementerian kesehatan daerah kantong tersebut, sementara badan-badan bantuan telah memperingatkan berulang kali tentang kelaparan yang meluas dan kekurangan bahan bakar serta pasokan medis yang mengerikan.
Di Rafah, tempat tank-tank Israel merangsek masuk ke beberapa pinggiran kota bagian timur dan bentrok dengan para pejuang Palestina di sana. Para penduduk mengatakan bom-bom Israel dari udara dan darat terus berlangsung sepanjang malam.
Rafah telah menjadi tempat penampungan bagi lebih dari satu juta warga Gaza yang mengungsi. UNRWA, badan bantuan utama PBB untuk Palestina, mengatakan lebih dari 630.000 orang telah melarikan diri dari Rafah sejak serangan Israel dimulai pada 6 Mei.
Israel mengatakan mereka harus merebut Rafah untuk menghancurkan Hamas dan memastikan keamanan negara. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan