Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Dugaan Awal Biang Kerok Heli Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Iran baru-baru ini menjadi sorotan usai Presiden Ebrahim Raisi dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan helikopter, Minggu (19/5) waktu setempat.
Berdasarkan dugaan awal, kabut tebal dan cuaca buruk disebut menjadi salah satu faktor penyebab yang menewaskan sembilan orang, termasuk Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian dan Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati.
Berbagai stasiun televisi pemerintah Iran Seperti Tasnim dan Mehr News Agency mengumumkan Raisi turut menjadi korban dari kecelakaan helikopter tersebut.
Menurut laporan Al Jazeera, terdapat beberapa faktor yang juga menjadi penyebab dari jatuhnya helikopter jenis Bell 212.
Sebab, peristiwa kelam itu terjadi saat cuaca di wilayah perbatasan dengan Azerbaijan buruk karena diselimuti kabut tebal.
Faktor lokasi kecelakaan yang jauh dari pemukiman juga membuat waktu pencarian molor sampai lebih dari 13 jam.
Aparat dilaporkan hanya bisa mengandalkan pencarian lewat darat. Pada sisi lain, Turki turut membantu pencarian menggunakan bantuan drone.
Menteri kesehatan Iran, Bahram Eynollahi juga menuturkan lokasi kejadian diselimuti kabut tebal dan sangat sulit untuk ditembus.
Eynollahi lanjut mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan semua personel kesehatan tanggap darurat guna membantu proses pencarian korban.
"Kami telah mengerahkan semua fasilitas medis, termasuk pengobatan darurat, pembedahan, dan ambulans," ujar Eynollahi seperti dikutip CNN.
Keterlibatan berbagai negara juga menjadi upaya dalam membantu proses penyelamatan korban kecelakaan helikopter. Setelah lebih dari 13 jam, sembilan korban dikonfirmasi oleh pemerintah Iran telah meninggal dunia.
Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) juga mengumumkan pihaknya telah berhasil mengevakuasi jenazah dari Presiden Raisi beserta delapan korban lainnya.
Para jenazah berencana dikirim ke kota Tarbiz sebelum diserahkan ke Teheran. Hingga kini, operasi penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim gabungan Iran.
Terdapat tiga helikopter yang mengangkut Raisi terbang usai meresmikan bendungan kerjasama tersebut. Helikopter Raisi dikabarkan jatuh ke hutan pedalaman, sementara dua heli lainnya berhasil selamat sampai tujuan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2445 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1936 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun