Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Suhartoyo Akan Perintahkan Petugas Usir Pengunjung Sidang Main HP
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo meminta pengunjung sidang pengucapan putusan/ketetapan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pileg 2024 untuk tidak bermain ponsel/Hp.
Momen itu terjadi usai Suhartoyo membacakan amar putusan 107-01-14-28/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dalam sidang pengucapan putusan/ketetapan di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta, Rabu (22/5).
"Sebelum dilanjutkan, mohon perhatian supaya siapapun tidak bermain menggunakan handphone, karena supaya khidmat persidangan ini dan menghormati forum ini," ujar Suhartoyo.
"Nanti kalau masih ada yang bermain hp, kami akan perintahkan petugas untuk keluar dari ruangan ini," kata Suhartoyo.
Selanjutnya, Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh pun melanjutkan pembacaan putusan nomor 176-02-02-10/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024.
MK menggelar sidang pengucapan putusan/ketetapan terhadap 207 perkara sengketa Pileg pada 21-22 Mei.
Adapun pada Rabu (22/5) hari ini, MK dijadwalkan membacakan putusan/ketetapan untuk 52 perkara.
Secara keseluruhan, terdapat 297perkara sengketa Pileg, baik Pileg DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota yang didaftarkan ke MK.
Oleh karena itu, setelah sidang pengucapan/ketetapan ini, setidaknya akan ada 90 perkara yang akan dilanjutkan ke tahap sidang pembuktian. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5298 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3440 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2238 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 958 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan