Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Terus Digempur Israel, Dua RS Terakhir di Gaza Utara Hampir Lumpuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Para dokter dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dua rumah sakit terakhir yang masih berfungsi di Gaza Utara, Al-Awda dan Kamal Adwan, dilaporkan hampir tidak beroperasi, pada Selasa (21/5).
Pejabat rumah sakit mengatakan pasukan Israel telah menembaki fasilitas tersebut dan penembak jitu telah dikerahkan di dekat salah satu fasilitas tersebut.
"Hari ini menandai hari ketiga pengepungan terhadap Rumah Sakit Al-Awda di Gaza utara," kata penjabat direktur rumah sakit tersebut, Dr Mohammad Saleh, dikutip dari AFP.
Saleh melaporkan bahwa pasukan Israel telah "menembaki gedung rumah sakit" dan "penembak jitu" telah mengambil posisi di rumah-rumah terdekat.
Saleh mengatakan "dinding selatan" rumah sakit "telah hancur" dan "semua staf medis dan pasien" berada di dalam bangsal rumah sakit.
"Bergerak di sekitar rumah sakit sangat sulit", katanya.
Staf masih harus memindahkan air "dari gedung kedua ke gedung pertama karena pasukan pendudukan (Israel) menyerang gedung pertama dengan peluru di lantai lima kemarin (Senin), sehingga menghancurkan tangki air".
Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada konferensi pers di Jenewa bahwa "148 staf rumah sakit, 22 pasien dan rekan mereka terjebak di dalam" rumah sakit.
WHO secara rutin mengunjungi Al-Awda pada bulan April 2024 lalu untuk mengirimkan pasokan medis dan bahan bakar, namun Ghebreyesus juga melaporkan penembak jitu membidik gedung tersebut dan artileri menghantam lantai lima.
Sementara itu Koordinator darurat untuk Doctors Without Borders (MSF) di Gaza, Dounia Dekhili mengatakan "tidak ada yang masuk atau keluar" dari rumah sakit karena ketakutan akan tembakan penembak jitu.
"Pengawas ruang operasi kami telah bersembunyi selama beberapa hari, dia dapat mendengar suara tembakan," kata Dekhili.
Di sisi lain pada hari Selasa juga terjadi evakuasi pasien dan staf dari RS Kamal Adwan.
"Saat ini pihak rumah sakit sedang melakukan evakuasi korban luka, pasien, dan tenaga medis," ujarnya seraya menambahkan "ada beberapa pasien yang belum bisa dievakuasi oleh tim medis," kata direktur RS Hossam Abu Safia.
Dia mengatakan "pintu masuk dan pintu masuk darurat Rumah Sakit Kamal Adwan menjadi sasaran tembakan artileri dari tentara Israel", ketika tentara bergerak menuju kompleks tersebut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan