Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Bukan Belasan, Ternyata Ratusan Warga Sempat Konsumsi Lawar Merah di Lokasi Pernikahan
Dugaan Meningitis
beritabali/ist/Bukan Belasan, Ternyata Ratusan Warga Sempat Konsumsi Lawar Merah di Lokasi Pernikahan.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem memantau perkembangan kondisi kesehatan ratusan warga yang sebelummya diketahui ikut menyantap olahan lawar merah saat berlangsungnya upacara pernikahan warga di Desa Bebandem, Karangasem.
Kondisi kesehatan ratusan warga ini menjadi perhatian Dinas Kesehatan menyusul adanya dugaan belasan warga Banjar Dinas Kreteg, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem terpapar meningitis usai menyantap olahan lawar yang terbuat dari darah babi mentah di lokasi upacara tersebut pada 10 Mei 2024 lalu.
"Untuk hasil pemeriksaan terhadap warga yang sedang dirawat di RS belum kita terima. Saat ini kita juga memantau perkembangan kondisi kesehatan warga lainnya yang juga sempat ikut menyantap olahan daging babi saat upacara perkawinan berlangsung," kata Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Guti Bagus Putra Pertama dikonfirmasi, Kamis (23/5/2024).
Seperti diungkapkan sebelumnya oleh Kepala Wilayah Bajar Dinas Kreteg, I Kadek Budiarta. Disamping belasan warga yang kini mengalami keluhan kesehatan, juga ada ratusan warga lain pada saat upacara pernikahan berlangsung ikut megibung (makan bersama) menyantap olahan lawar merah yang sama dengan belasan warga yang kini sedang sakit itu.
"Saat upacara juga melibatkan dadia. Untuk jumlah warga dadia sekitar 100 KK, jadi kemungkinan ada ratusan orang yang juga waktu itu megibung menyantap olahan yang sama, termasuk saya juga," ujar Budiasa.
Budiarta sendiri juga mengaku sempat tidak enak badan beberapa hari yang lalu, namun syukurnya setelah mengkonsumsi vitamin dan obat kondisinya kini berangsur pulih. Sejauh ini pihaknya juga belum mendapatkan informasi apakah ada tambahan lagi warga yang mengalami keluhan kesehatan seperti itu.
"Sementara tidak ada penambahan, masih sama seperti kemarin," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, dari belasan warga Banjar Dinas Kreteg yang mengalami keluhan kesehatan, 7 warga harus dirawat di rumah sakit, bahkan 2 diantaranya telah dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah (Sanglah).
Beberapa keluhan yang dialami, seperti demam, pusing, nyeri sendi, kaku bagian leher hingga penurunan kesadaran. Dengan melihat keluhan tersebut, Dinas Kesehatan mengakui memang kuat mengarah ke meningitis telebih seluruhnya memiliki riwayat yang sama yaitu mengonsumsi olahan daging babi yang belum matang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman