Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Lima Ormas Gelar Donor Darah Peringatan Waisak, Ketua INTI Bali: Inklusif dan Kebersamaan
beritabali/ist/Lima Ormas Gelar Donor Darah Peringatan Waisak, Ketua INTI Bali: Inklusif dan Kebersamaan.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lima organisasi sosial bersinergi menggelar donor darah massal pada Minggu 26 Mei 2024 di Maha Vihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya, Denpasar sebagai bentuk rangkaian peringatan Hari Suci Waisak.
Lima organisasi itu terdiri dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI Bali), Persatuan Umat Budha Indonesia (Perbudhi), Duta Agung Generasi (DAG), Perkumpulan Abadi Kalimantan Barat dan Perkumpulan Teochew.
Ketua INTI Bali, Dr. Agung Prianta menyebut, kegiatan yang bekerjasama dengan Persatuan Donor Darah Indonesia ini diisi dengan pameran UMKM dan bazar kuliner vegan.
"Kami senang perayaan Waisak dimaknai dengan kegiatan yang berpilar kepada inklusif sosial dan kebersamaan, sehingga benar-benar bisa bermanfaat bagi sesama," ungkap Agung, di sela kegiatan.
Donor darah ini disambut antusias oleh umat Buddha serta masyarakat umum. Donor darah memang semakin menjadi gaya hidup masyarakat saat ini.
Selain karena layanan mudah dijangkau karena terdapat banyak aksi donor darah, tentu kebiasaan ini memberi manfaat kesehatan kepada pendonor.
Agung menyebut, lima organisasi yang terlibat memang konsisten menggelar aksi sosial, salah satunya ketika pandemi Covid-19.
Melibatkan UMKM disebutnya untuk membantu pengembangan UMKM di Bali, sehingga pelaku UMKM semakin bersemangat. Suasana donor darah ini penuh dengan kebersamaan. Agung berupaya, kegiatan serupa digelar rutin.
"Kami juga harus berterimakasih kepada PMI dan PDDI yang telah mendukung. Saya juga mengucapkan selamat memperingati Hari Palang Merah Sedunia," tuturnya.
Sementara Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra mengapresiasi gerakan lima organisasi tersebut.
Aksi ini ia katakan sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah di Provinsi Bali yang mencapai 80 juta kantong pertahunnya.
"Donor darah itu ada manfaatnya, seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu menurunkan berat badan hingga mendeteksi penyakit serius. Maka donorlah secara rutin," sebutnya.
Ketua Umum DAG, Ketut Aryana Tan menambahkan, peserta donor yang lulus tes kesehatan mencapai 122. Jumlah itu melebihi target yang awalnya hanya 100 pendonor.
"Jumlah partisipant lebih dari target, ini luar biasa. Terimakasih kepada para pendonor," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan