Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Mesir Mulai Terusik, Kutuk Serangan Brutal Israel ke Rafah Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mesir mulai terusik dan mengutuk pengeboman Israel ke kamp pengungsian di Rafah, Gaza, Senin (27/5).
Kementerian Luar Negeri Mesir mengutuk dan menyebut serangan Israel sebagai "pelanggaran baru yang nyata terhadap ketentuan hukum humaniter internasional."
Kemlu Mesir juga menyesalkan kebijakan sistematis Israel yang dianggap menambah jumlah korban tewas dan cakupan kehancuran di Jalur Gaza.
Selain itu, mereka mendesak Israel untuk menghentikan serangan dan mematuhi hukuman internasional.
"[Kemlu Mesir menyerukan] agar Israel menerapkan Tindakan yang diminta Mahkamah Internasional (ICJ) mengenai penghentian segera operasi militer di Rafah," demikian menurut kemlu Mesir, dikutip AFP.
Mesir selama ini khawatir jika pengungsi di Rafah menyeberang dan memasuki negara itu. Mereka berulang kali mengingatkan Israel untuk berhenti menyerang dan tak melewati batas.
Israel baru-baru ini menggempur habis-habisan di kamp pengungsian Tel Al Sultan di Rafah dan menewaskan 35 warga pada akhir pekan lalu.
Juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan korban tewas dan luka akibat serangan Israel mayoritas perempuan dan anak-anak.
Serangan udara Israel berlangsung saat agresi mereka di Gaza terus terjadi sejak Oktober 2023.
Hingga kini, total korban tewas imbas agresi Israel mencapai lebih dari 35.000 warga. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan