Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Viral Geng Remaja Gaza Denpasar Hendak Tawuran Bawa Samurai, 80 Anggotanya Semua Masih SMP
beritabali/ist/Viral Geng Remaja Gaza Denpasar Hendak Tawuran Bawa Samurai, 80 Anggotanya Semua Masih SMP.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Belum banyak yang mengetahui sosok geng anak muda yang batal tawuran di Lapangan Lumintang, Dauh Puri Kaja, pada Jumat 24 Mei 2024 lalu. Ternyata, gerombolan anak muda ini merupakan geng "Gaza Denpasar" (GD) yang memiliki anggota hingga 80 orang.
"Jadi, anggota geng yang tengah viral di media sosial tersebut mencapai 80 orang," ungkap Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangan persnya, pada Selasa 28 Mei 2024.
Dijelaskan Kombes Jansen, sebelumnya geng GD ini hendak tawuran dengan kelompok lain yakni Menteng Pride di Lapangan Lumintang, Denpasar. Para remaja ini rata-rata masih anak di bawah umur dan berstatus pelajar SMP di Denpasar.
"Kelompok itu sebelumnya saling tantang melalui media sosial," bebernya.
Menyikapi hal itu, personel Opsnal Polsek Denpasar Utara dipimpin oleh Kapolsek Iptu Putu Carlos Dolesgit berhasil menggagalkan aksi tawuran tersebut sekitar pukul 10.00 WITA.
Namun ada yang berhasil kabur setelah didekati Polisi. Beruntung, 1 pelaku berinisial EPH berhasil diamankan karena membawa senjata tajam jenis samurai.
"EPH diamankan karena membawa sajam samurai," ucap mantan Kapolresta Denpasar itu.
Dari pengakuan EPH, dirinya dan rekan-rekanya dari geng GD sebelumnya kumpul di Jalan Himalaya I C, Desa Pemecutan Kaja Denpasar Utara. Atas informasi itu, Polisi mengecek ke titik kumpul hingga berhasil mengamankan 21 remaja anggota geng GD lainnya.
Mereka berinisial KAAP, SAH, VCPP, DGAS, ZFM, MPG, MAP, PRP, KPR, KAYDP, GBP, MDK, MKA, SR, PLD, KAM, KBKSW, KRAS, GLAP, MPG, KTBL. Saat diamankan Polisi juga menemukan sajam jenis celurit.
"Polsek Denpasar Utara telah memeriksa keterangan puluhan remaja tersebut dan sudah dilakukan pembinaan," bebernya.
Hasil interogasi, ada beberapa orang yang menggerakkan mereka sebagai admin dalam WA grup, yaitu MR, MM, LN, BC, MD, RV. Kemudian, geng itu memiliki dua titik kumpul, pertama di Jalan Himalaya Denpasar dan kedua di sebuah warung daerah Desa Sibang, Abiansemal, Badung.
Setelah dibina di Polsek, puluhan geng tersebut dikembalikan kepada orang tua untuk dibina lebih lanjut. Para orang tua yang hadir sepakat akan lebih memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak mereka, serta membina agar tidak melanggar hukum.
Mengingat kasus ini, Kombes Jansen mengajak semua pihak terutama orang tua untuk sama-sama belajar, mengawasi, berikan perhatian, kasih sayang, serta luangkan waktu untuk komunikasi dengan anak-anak.
"Karena anak sedang memasuki masa-masa yang rawan akan pengaruh dari lingkungan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1970 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun