Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Sekda Indra Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pendidikan Jika Tidak Ingin Tertinggal
beritabali/ist/Sekda Indra Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pendidikan Jika Tidak Ingin Tertinggal.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Digitalisasi di bidang pendidikan sangat penting untuk dilakukan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat menghadiri Lokakarya Google Education ‘Cara Baru untuk Belajar’ pada Rabu (5/6) pagi di Harris Hotel Sunset Road, Denpasar.
Ia menyampaikan digitalisasi pendidikan walau hanya bagian dari digitalisasi kehidupan namun memiliki peran yang sangat penting dan signifikan.
“Digitalisasi pendidikan memiliki peranan yang amat sangat penting. Karena di pendidikanlah kita memulai semuanya,” jelas Dewa Made Indra.
Menurutnya manusia tidak dapat menghindari digitalisasi yang berkembang di berbagai bidang kehidupan. Mau tidak mau, suka tidak suka, masyarakat harus ikut dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi yang ada termasuk di bidang pendidikan.
“Kalau tidak dimulai sekarang, pendidikan kita akan tertinggal jauh,” katanya.
Dewa Made Indra tidak menampik bahwa masih terdapat tantangan dalam mengembangkan pendidikan berbasis digital di sekolah-sekolah di Bali seperti akses internet yang tidak memadai, kemampuan guru yang minim, sistem penganggaran serta resistensi orang tua terhadap digitalisasi.
Namun bukan berarti digitalisasi pendidikan tidak dapat dilakukan. Menurutnya pendidikan berbasis digital dapat dimulai di daerah-daerah dengan infrastruktur digital yang telah memadai seperti sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Badung maupun Kota Denpasar.
Sementara itu ia menyambut baik pelaksanaan Lokakarya Google Education ‘Cara Baru Untuk Belajar’. Ia menilai kehadiran google education sangat membantu dalam membangun ekosistem pembelajaran di Indonesia khususnya di Bali.
“Ini sesuatu yang sangat baik jadi kita harus punya semangat untuk membawa sekolah kita menuju ke sini. Kita harus memahami betul bahwa dengan masuk ke sistem digital ini, anak-anak kita akan mendapat dua substansi sekaligus. Pertama substansi terkait pelajaran yang mereka pelajari dan kedua, pada saat yg sama siswa jg akan mendapat substansi digital karena proses pembelajarannya dilakukan secara digital,” jelasnya.
Sementara itu Lokakarya Google Education ‘Cara Baru Untuk Belajar’ dihadiri Kepala Daerah, perwakilan dari Kemendikbud Ristek RI serta jajaran Dinas Pendidikan di level Provinsi dan Kabupaten/Kota. Lokakarya ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi pendidikan khususnya penggunaan perangkat chromebook dan akun pembelajaran nasional belajar.id dengan mengajak para pembuat kebijakan pendidikan merasakan pengalaman pembelajaran digital.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3583 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1150 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1008 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 556 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 538 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun