Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pawai Bendera di Yerusalem, Pedemo Serang Toko Hingga Warga Palestina
beritabali.com/cnnindonesia.com/Pawai Bendera di Yerusalem, Pedemo Serang Toko Hingga Warga Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ribuan warga Israel mengikuti Pawai Bendera di Yerusalem pada Rabu (5/6). Beberapa di antara mereka, menyerang pertokoan hingga warga Palestina.
Kontributor Al Jazeera di Amman Yordania, Imran Khan, mengatakan pawai kali ini lebih penuh kekerasan dibanding sebelumnya.
"Segera setelah kelompok ultranasionalis tiba di Yerusalem Timur, mereka mulai menyerang warga Palestina," kata Khan.
Dia lalu berujar, "Anak-anak muda menyerang warga Palestina yang lebih tua kami melihat gambarannya."
Para pedemo ini, lanjut Khan, juga menyerang toko-toko sementara polisi Israel kehilangan kendali.
Israel padahal mengerahkan 3.000 personel yang ditugaskan untuk mengamankan demonstran hingga mendesak mereka menghindari kekerasan.
"Faktanya, yang mereka [polisi] lakukan adalah meminta orang-orang Palestina untuk menutup toko-toko mereka karena mereka tak bisa mengendalikan orang-orang ini," ujar Khan.
Pasukan Zionis yang berjaga di Temple Mount atau Kompleks Masjid Al Aqsa kerap mengizinkan warga Israel menyerbu situs itu.
Para peserta pawai melalui Gerbang Damaskus, Muslim Quarter hingga melewati Masjid Al Aqsa untuk memperingati Hari Yerusalem.
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir turut menghadiri pawai tersebut.
"Gerbang Damaskus adalah milik kita. Temple Mount adalah milik kita. Dan insya Allah kemenangan penuh ada di tangan kita," kata Ben Gvir
Pawai Bendera merupakan peringatan saat Israel merebut Yerusalem dalam perang 1967 atau disebut Hari Yerusalem.
Kemudian pada 1980, Israel mencaplok Yerusalem, tindakan yang dikecam komunitas internasional.
Pawai ini berlangsung saat Israel melancarkan agresi ke Gaza sejak Oktober 2023. Imbas operasi mereka, lebih dari 36.000 warga di Palestina meninggal. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan