Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Israel Bebaskan 4 Sandera saat Penyerbuan ke Nuseirat Gaza Tengah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Israel menyatakan telah membebaskan empat warga mereka yang selama ini disandera Hamas. Empat orang tersebut dibebaskan saat penyerbuan kawasan Nuseirat, Gaza Tengah beberapa hari lalu.
Dilansir dari Al Jazeera, informasi tersebut diketahui dari pernyataan bersama tentara, polisi dan badan keamanan Israel di Telegram.
Empat sandera yang dibebaskan adalah Noa Argamani (25 tahun), Almog Meir Jan (21 tahun), Andrey Kozlov (27 tahun), dan Shlomi Ziv (40 tahun).
"(Empat sandera) ditemukan di dua lokasi terpisah di jantung Nuseirat"," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Empat orang tersebut ditangkap milisi Hamas saat penyerbuan festival musik pada 7 Oktober 2023.
"Mereka dalam kondisi medis yang baik dan telah dipindahkan ke Pusat Medis Tel-HaShomer 'Sheba' untuk pemeriksaan medis lebih lanjut," demikian pernyataan militer Israel.
Sementara itu juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan informasi dikumpulkan selama beberapa pekan sebelum operasi pembebasan sandera.
Informasi dikumpulkan selama berminggu-minggu menjelang operasi. Operasi digelar siang hari dan disebut sebagai operasi berisiko tinggi. Pasalnya lokasi penyerbuan berada di wilayah tengah.
Sebuah helikopter dikerahkan dalam operasi ini.
"120 tawanan masih ditahan di Gaza.," demikian pernyataan militer Israel. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan