Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ukraina Klaim Sukses Jatuhkan Jet Tempur Tercanggih Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Intelijen Ukraina mengklaim berhasil menjatuhkan jet tempur tercanggih milik Rusia.
Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR) pada Sabtu (8/6) menyatakan pihaknya menyerang jet tempur Sukhoi Su-57 yang berada di pangkalan udara Akhtubinsk di Astrakhan, Rusia.
Mereka mengklaim serangan itu terekam dalam citra satelit, yang foto-fotonya diunggah mereka pada Jumat (7/6) dan Sabtu.
Dalam foto itu, terdapat "pecahan ledakan dan titik-titik khas kebakaran."
"Su-57 adalah pesawat tempur paling modern milik Moskow yang dapat difungsikan untuk menyerang menggunakan rudal hipersonik Kh-59 dan Kh-69," demikian keterangan HUR, seperti dikutip Anadolu Agency.
HUR menyebut saat ini hanya ada beberapa unit Su-57 yang beroperasi. Pihak berwenang Rusia sejauh ini belum memberikan komentar.
Ini merupakan kali pertama Ukraina berhasil menyerang jet tempur canggih milik Kremlin.
Jet tempur Su-57 merupakan jet andalan Rusia yang mulai beroperasi sejak Desember 2020 untuk Angkatan Udara Rusia. Jet ini dirancang untuk menggantikan pesawat tempur tua buatan Soviet seperti Su-27 dan MiG-29. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2504 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun