Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kapolres Gianyar Minta Anggotanya Bijak Pergunakan Media Sosial Pribadi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di zaman media sosial ini, banyak anggota Polri yang bermain media sosial pribadi. Namun mereka justru menggunakan fasilitas kepolisian untuk mempertontonkan aktivitas mereka di media sosial. Hal ini mendapat peringatan dari Mabes Polri.
Menindaklanjuti arahan dari Mabes Polri, Kapolres Gianyar AKBP Ketut Widiada, memberikan arahan agar anggota bijak menggunakan media sosial. Arahan disampaikan ke seluruh anggota secara langsung saat apel rutin di Lapangan Apel Endra Dharmalaksana Polres Gianyar, Selasa (11/6/2024).
"Terkait dengan petunjuk dari Mabes berkaitan dengan penggunaan Medsos agar tidak mempergunakan fasilitas Dinas," ujar Kapolres.
Di zaman media sosial, siapapun bisa membuat medsos pribadi. Namun anggota polri diminta lebih bijak. "Buat konten yang sederhana sehingga tidak menjadi perhatian publik yang berlebihan," ujar Kapolres.
Dikatakan bahwa medsos memiliki dua sisi yakni positif dan negatif. "Jika digunakan dengan baik dan benar akan berdampak positif, namun jika digunakan secara tidak benar maka akan dapat memberikan dampak negatif maupun merugikan bagi diri sendiri dan Institusi Polri," ungkap dia.
Mengakhiri arahannya Kapolres Gianyar mengajak seluruh personel Polres Gianyar untuk tetap menjaga kesehatan, jaga kebugaran dan jaga lingkungan mengingat akhir-akhir ini di Wilayah Gianyar marak terjadinya demam berdarah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3345 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 948 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan