Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Prabowo Desak Kekuatan Besar Tegakkan Hukum Internasional ke Israel
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mendesak kekuatan besar untuk menegakkan hukum internasional terhadap aksi brutal yang dilakukan Israel kepada warga Palestina.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) "Call for Action: Urgent Humanitarian Response for Gaza" atau "Seruan untuk Bertindak: Tanggap Darurat Kemanusiaan untuk Gaza" di Yordania, Selasa (11/6).
"Kami menyerukan kepada semua kekuatan besar untuk menggunakan pengaruh besar mereka untuk menegakkan konvensi hukum internasional," kata Prabowo dalam pidatonya.
"Kami menyerukan agar temuan-temuan Mahkamah Internasional ditegakkan."
Prabowo mengatakan, penyerangan terhadap warga dan infrastruktur sipil seperti yang terjadi di Jalur Gaza merupakan pelanggaran langsung terhadap hukum perang modern.
Karena itu, kata dia, bencana kemanusiaan yang terjadi di depan mata harus segera ditangani.
"Pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia menyatakan sekali lagi dukungan yang lebih kuat untuk Palestina yang merdeka dan berdaulat sebagai solusi nyata bagi konflik ini, di Palestina dan di Gaza," tegasnya.
Prabowo memaparkan, Indonesia adalah salah satu negara pertama yang mendukung resolusi gencatan senjata.
"Ini menyerukan gencatan senjata segera dan fase-fase berikutnya yang mengarah ke solusi nyata dan permanen untuk masalah yang mendesak ini," ujar Prabowo.
Ia pun menyatakan Indonesia siap untuk berkontribusi pada semua upaya yang dapat mengarah pada gencatan senjata. Serta mengambil bagian dalam semua fase setelah gencatan senjata tersebut.
Prabowo lantas memaparkan empat upaya yang akan dilakukan Indonesia untuk membela rakyat Palestina.
Pertama, kata dia, Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi kepada Lembaga Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Kedua, Indonesia siap mengirim lebih banyak tim medis dan rumah sakit lapangan ke Gaza. Indonesia juga siap mengirim kapal rumah sakit dan berpartisipasi dalam pengiriman bantuan melalui udara (airdrop) ke Gaza.
Prabowo mengatakan Indonesia bersedia mengevakuasi 1.000 pasien untuk dirawat di rumah sakit Indonesia dan akan dikembalikan ke Gaza setelah pulih dan situasi di Gaza kembali normal.
Keempat, Indonesia siap menyediakan perawatan pasca trauma dan pendidikan bagi anak-anak Gaza dan akan dikembalikan saat situasi kembali stabil. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan