Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bule Nakal Perlu Diberi Sanksi Tegas Dilarang ke Objek Wisata
BERITABALI.COM, BADUNG.
Untuk kesekian kalinya warga negara asing (WNA) atau bule berulah bahkan, melakukan tidak kekerasan beberapa akhir ini di daerah Badung dan wilayah kota Denpasar.
Yakni dari mulai larikan truk di daerah Kerobokan hingga memukul seorang pengendara sepeda motor di jalan raya di daerah kota Denpasar.
Menanggapi hal ini, Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Jumat (14/6/2024) di Nusa Dua, Badung, menyebut, perlu memberi efek jera bagi bule yang kerap melanggar aturan ataupun hukum.
Menurutnya, wisatawan pembuat onar tidak cukup dideportasi saja melainkan perlu diberi sanksi berupa larangan mengunjungi seluruh objek wisata di Indonesia.
"Bukan hanya dideportasi saja melainkan perlu dilarang mengunjungi seluruh destinasi pariwisata tidak hanya di Bali namun di seluruh Indonesia.
Dirinya menyebut penting memberi edukasi bahkan sanksi tegas bagi bule yang berwisata atau pembuat hal nyeleneh.
"Bagi wisatawan tidak mengetahui peraturan atau adat istiadat disuatu daerah perlu diberi edukasi. Sedangkan, bagi wisatawan telah mengetahuinya namun tetap berbuat ulah nyeleneh maka, perlu diberi sanksi yang berlaku di suatu daerah tersebut," paparnya.
Dirinya berharap, bagi wisatawan berkunjung ke suatu daerah diharapkan dapat mengikuti peraturan atau adat istiadat yang berlaku di suatu destinasi atau daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan