Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Angka Pernikahan di China Anjlok 8,2 Persen di Kuartal Pertama 2024
BERITABALI.COM, DUNIA.
China kembali terancam resesi pernikahan. Tingkat pernikahan di Negara Tirai Bambu tersebut kembali anjlok pada kuartal pertama 2024.
Dikutip dari South China Morning Post, tingkat pernikahan di Tiongkok sebenarnya sempat kembali normal pada kuartal pertama 2023.
Namun, warga China yang mengatakan bersedia untuk menikah turun sekitar 8,2 persen pada tiga bulan pertama tahun ini.
Hal ini semakin menggambarkan tantangan besar bagi angkatan kerja di negeri tersebut. Apalagi, China merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia.
Kementerian Urusan Sipil Tiongkok mencatat 1,969 juta pernikahan baru pada Januari hingga Maret 2024. Padahal, pada kuartal pertama 2023, mencapai angka pernikahan tercatat 2,147 juta.
Angka-angka tersebut sejalan dengan penurunan angka kelahiran, peningkatan jumlah pensiunan, dan penurunan populasi Tiongkok secara keseluruhan.
Ekonom senior di Natixis Corporate and Investment Bank Gary Ng berpendapat menurunnya angka pernikahan dalam jangka waktu yang lebih lama akan semakin mengurangi angka kelahiran dan mengurangi angkatan kerja di negara yang sangat bergantung pada manufaktur itu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2720 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun