Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pameran Vol 3: Ocean, Gugah Kesadaran Generasi Muda Pentingnya Laut
Kolaborasi Gallery Aatelier dan JHub Art Space
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jhub Art Space kembali menunjukkan komitmennya sebagai wadah kolaborasi dengan komunitas seni, menghadirkan karya-karya yang membangkitkan kesadaran akan isu lingkungan.
Pameran seni bertema laut yang dikurasi oleh Gallery Aatelier, berjudul Vol 3: Ocean, resmi dibuka hari ini di Jhub Art Space, Jimbaran Hub. Ini merupakan kolaborasi ketiga antara Aatelier dan JHub Art Space.
Pameran ini menghadirkan karya seni dari berbagai media, mulai dari tekstur taktil tenun hingga keindahan fotografi bawah laut, dan dari interpretasi abstrak laut hingga representasi kehidupan laut yang lebih langsung.

Salah satu karya yang menarik perhatian adalah karya Oka Astawa, seorang seniman Bali yang tinggal di Tabanan. Karyanya dibuat dari tutup botol plastik, sampah yang ia kumpulkan dari pantai.
Karya ini menjadi pengingat nyata tentang polusi plastik yang mengancam lautan kita. Seniman lainnya yang ikut berpartisipasi dalam pameran ini adalah Akhirul Akbar, Erdiawan Golek, Giri Ananda, Gusti Kade, Krishna Aditya, Nyoman Suarta, Ni Wayan Pennawati, Radetyo ‘Itok’, Surya Subratha, Suardana Kacor, Wanti Amelia, Wilson Wirawan, serta fotografer Giuseppe La Spada dan PADI Dive Center Bali Elite Scuba Tulamben.
Pameran ini diejawantahkan ke dalam bentuk tulisan oleh Richard Tambalo, seorang kurator seni berpengalaman dengan lebih dari satu dekade pengalaman dalam mengelola studio, galeri, dan museum serta menempuh pendidikan seni rupa di Yogyakarta dan Osaka.
Dalam sambutan pembukaan, Alvita Chen, Pendiri Gallery Aatelier, mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan yang berkelanjutan dari keluarga JHub Art Space.
"Semoga pameran ini dapat meningkatkan kesadaran tentang perlunya pelestarian dan pengelolaan laut yang berkelanjutan. Kami percaya seni dan lingkungan memiliki hubungan yang erat, dan pendekatan kreatif merupakan bentuk advokasi seni yang kuat," ungkapnya.
Putu Agung Prianta, Pendiri Jhub Art Space, menambahkan sebagai tuan rumah kegiatan ini dan melanjutkan komitmennya terhadap apresiasi karya seni yang juga mempunyai arti nilai tersendiri.
"Kami menyambut antusias akan pergerakan koleksi Seni Bahari ini yang kami harapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan berkelanjutan, khususnya tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian laut," kata Agung yang juga seorang penyelam.
Setiap karya seni dalam kegiatan ini menawarkan perspektif unik tentang pesona dan misteri lautan yang tak lekang oleh waktu. Pameran ini akan berlangsung hingga 21 Juli 2024 dan dibuka pukul 10.00-16.00 WITA setiap hari Senin sampai dengan Sabtu yang juga akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik bagi pengunjung area Jhub Art Space, Jimbaran Hub.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan