Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Temuan Jenazah Bayi di Muara Sungai Cucukan Gegerkan Warga
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Peristiwa penemuan jenazah bayi berjenis kelamin perempuan di muara sungai Banjar Cucukan, Desa Medahan, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Senin 24 Juni 2024 sekira pukul 09.45 WITA membuat kaget warga setempat.
Penemuan itu awalnya ditemui oleh saksi Made Susanta yang mencari ikan. Kemudian saksi pindah ke bibir pantai untuk melanjutkan mencari ikan. Pada saat saksi menjala ikan di bibir pantai dilihat sosok jenazah bayi terdampar di muara. Selanjutnya saksi membatasi jenazah tersebut dengan kayu-kayu agar tidak digulung ombak.
Selanjutnya dari penemuan tersebut saksi kemudian memanggil temannya Wayan Hermanto dan juga kelian adat untuk selanjutnya melaporkan penemuan Jenazah bayi ke Polsek Blahbatuh.
Pukul 08.30 WITA Polsek Blahbatuh dan Tim BPBD Gianyar tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah bayi tersebut.
Kapolsek Blahbatuh Kompol Made Berata menyatakan sejumlah hal dilakukan oleh polisi. Yakni Mendatangi TKP, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi.
Baca juga:
Jasad Bayi di Padangsambian Kelod, Pelaku Tinggalkan Uang Rp1 Juta, Minta Dikubur Secara Islam
"Bersama BPBD dan melakukan evakuasi terhadap jenazah bayi," ungkap dia.
Hasil koordinasi pihak Polsek Blahbatuh dan BPBD Kab. Gianyar, selanjutnya terhadap jenazah bayi dikirim ke Rumah Sakit Umum Prof Ngoerah, Sanglah Denpasar dalam rangka pemeriksaan medis lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan