Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Gunung Ibu Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 5 Km
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Api Ibu di Halmahera, Maluku Utara, erupsi dengan tinggi kolom letusan 5 kilometer pada Sabtu (29/6) dini hari WIT. Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga tak beraktivitas di puncak Gunung Ibu.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Sabtu, 29 Juni 2024, pukul 00:38 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 5000 m di atas puncak (± 6325 m di atas permukaan laut)," kata petugas M. Richard Chaniago, dalam keterangan di situs PVMBG.
PVMBG, seperti diberitakan detikcom, mengungkapkan terdapat abu yang teramati dari Gunung Ibu. Abu tersebut berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 442 detik," katanya.
PVMBG meminta warga dan wisatawan tak beraktivitas di puncak Gunung Ibu. Selain itu, masyarakat juga diwanti-wanti mengenai hujan abu usai erupsi tersebut.
"Masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 Km dan perluasan sektoral berjarak 5 Km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu," katanya.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata)," ucapnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3332 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan