Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Gunung Ibu Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 5 Km
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Api Ibu di Halmahera, Maluku Utara, erupsi dengan tinggi kolom letusan 5 kilometer pada Sabtu (29/6) dini hari WIT. Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta warga tak beraktivitas di puncak Gunung Ibu.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Sabtu, 29 Juni 2024, pukul 00:38 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 5000 m di atas puncak (± 6325 m di atas permukaan laut)," kata petugas M. Richard Chaniago, dalam keterangan di situs PVMBG.
PVMBG, seperti diberitakan detikcom, mengungkapkan terdapat abu yang teramati dari Gunung Ibu. Abu tersebut berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 442 detik," katanya.
PVMBG meminta warga dan wisatawan tak beraktivitas di puncak Gunung Ibu. Selain itu, masyarakat juga diwanti-wanti mengenai hujan abu usai erupsi tersebut.
"Masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 Km dan perluasan sektoral berjarak 5 Km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu," katanya.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata)," ucapnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun