Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
China Ikut Elon Musk Tanam Chip ke Otak Manusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
China tengah berencana membuat teknologi penanaman chip ke otak manusia. Konsep yang sama sebelumnya diperkenalkan Elon Musk lewat perusahaannya Neuralink.
Dalam laporan Bloomberg, China berencana menugaskan komite untuk merancang standar memandu penggunaan antarmuka otak-komputer. Ini akan dirancang oleh berbagai macam pihak, dari pakar, industri, dan teknis dari perusahaan, lembaga penelitian, universitas serta industri lain.
Standar akan dibuat termasuk untuk pengkodean dan penguraian informasi otak, komunikasi data dan visualisasi data. Rencana tersebut sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Teknologi Informasi, dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (2/7/2024).
Di China, pengembangan teknologi masih terbatas pada tim peneliti yang berafiliasi dengan universitas. Pada Februari, negara itu juga pernah menerbitkan panduan untuk studi antarmuka otak-komputer.
Salah satu yang telah menerapkannya adalah Neural Electronic Opportunity yang terhubung dengan Universitas Tsinghua. Kasus penggunaannya disebutkan berhasil membuat pasien lumpuh mendapatkan kembali mobilitasnya.
Kementerian tengah meminta opini publik untuk rencananya tersebut. Jawabannya akan diberikan tanggal 30 Juli mendatang.
Sebagai informasi antarmuka otak-koputer merupakan bidang penelitian yang membuat sinyal dari otak bisa mengendalikan perangkat eksternal. Salah satunya adalah menggunakan anggota tubuh robot.
Musk mendirikan Neuralink yang mengembangkannya pada 2016 lalu. Perusahaan juga telah meletakkan chip ke otak manusia pertamanya.
Namun dalam laporan bulan Mei lalu, terdapat masalah dalam peletakannya. Karena beberapa sumber menyebutkan kabel kecil salah diletakkan dan menghilangkan elektroda yang berfungsi mengirimkan sinyal otak ke perangkat.
Neuralink mengatakan risiko masalah tersebut rendah. Ini membuat perusahaan tidak akan merancang ulang kerangka chip otaknya. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2375 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun