Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
China Ikut Elon Musk Tanam Chip ke Otak Manusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
China tengah berencana membuat teknologi penanaman chip ke otak manusia. Konsep yang sama sebelumnya diperkenalkan Elon Musk lewat perusahaannya Neuralink.
Dalam laporan Bloomberg, China berencana menugaskan komite untuk merancang standar memandu penggunaan antarmuka otak-komputer. Ini akan dirancang oleh berbagai macam pihak, dari pakar, industri, dan teknis dari perusahaan, lembaga penelitian, universitas serta industri lain.
Standar akan dibuat termasuk untuk pengkodean dan penguraian informasi otak, komunikasi data dan visualisasi data. Rencana tersebut sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Teknologi Informasi, dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (2/7/2024).
Di China, pengembangan teknologi masih terbatas pada tim peneliti yang berafiliasi dengan universitas. Pada Februari, negara itu juga pernah menerbitkan panduan untuk studi antarmuka otak-komputer.
Salah satu yang telah menerapkannya adalah Neural Electronic Opportunity yang terhubung dengan Universitas Tsinghua. Kasus penggunaannya disebutkan berhasil membuat pasien lumpuh mendapatkan kembali mobilitasnya.
Kementerian tengah meminta opini publik untuk rencananya tersebut. Jawabannya akan diberikan tanggal 30 Juli mendatang.
Sebagai informasi antarmuka otak-koputer merupakan bidang penelitian yang membuat sinyal dari otak bisa mengendalikan perangkat eksternal. Salah satunya adalah menggunakan anggota tubuh robot.
Musk mendirikan Neuralink yang mengembangkannya pada 2016 lalu. Perusahaan juga telah meletakkan chip ke otak manusia pertamanya.
Namun dalam laporan bulan Mei lalu, terdapat masalah dalam peletakannya. Karena beberapa sumber menyebutkan kabel kecil salah diletakkan dan menghilangkan elektroda yang berfungsi mengirimkan sinyal otak ke perangkat.
Neuralink mengatakan risiko masalah tersebut rendah. Ini membuat perusahaan tidak akan merancang ulang kerangka chip otaknya. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan