Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Israel Serang Gaza, 28 Warga Palestina Tewas Dalam Sehari
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 28 orang tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza dalam satu hari terakhir, Rabu (3/7).
Dalam laporan Al Jazeera, tentara Israel terus melakukan penggerebekan di Nuseirat dan Kota Gaza.
Sementara serangan yang menargetkan gedung berlantai lima di Khan Younis telah menimbulkan kerusakan yang signifikan. Tempat penampungan sementara yang dekat dengan daerah itu juga menjadi target.
Dalam satu jam terakhir, serangan militer yang jelas di daerah pusat Jalur Gaza - tepatnya di kamp pengungsi Nuseirat tempat sebuah rumah tinggal menjadi sasaran.
Sejumlah korban telah dilaporkan dan mereka telah dipindahkan ke Rumah Sakit al-Awda untuk mendapatkan perawatan medis.
Militer Israel telah menargetkan warga sipil di wilayah utara Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya ... 20 warga Palestina ... kami telah melihat gambar-gambar yang sangat mengganggu dari wilayah utara Jalur Gaza.
Di wilayah paling selatan Jalur Gaza, khususnya di Rafah, kami telah mendengar dari tim pertahanan sipil bahwa mereka berhasil menyelamatkan lebih dari 10 warga Palestina yang tewas dalam pemboman sebelumnya ... mereka telah menggambarkan kehancuran di Rafah sebagai [sesuatu] yang tidak dapat dibayangkan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7756 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan