Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Nihil Hingga Hari ke-7, Upaya Pencarian Nelayan Hilang di Bunutan Dihentikan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hingga hari ke-7, upaya tim SAR gabungan untuk mencari keberadaan seorang nelayan, I Made Sulandri (50) asal Banjar Dinas Banyuning, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem yang hilang di perairan Bunutan belum membuahkan hasil.
Upaya pencarian nelayan tersebut sesuai SOP akan dihentikan pada hari ke-7 jika target masih tidak ditemukan, terkecuali ada permintaan pihak keluarga untuk kembali memperpanjang upaya pencarian terhadap lelaki 50 tahun tersebut.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana membenarkan bahwa hari ini, Jumat (5/7/2024) upaya pencarian terhadap Made Sulandri telah resmi dihentikan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ada.
"Ketika sudah tujuh hari melakukan pencarian namun target tidak ditemukan maka proses pencarian akan dihentikan kecuali ada permintaan khusus dari pihak keluarga untuk memperpanjang pencarian,” kata Wiadnyana kepada wartawan.
Pada hari ke-7 ini, pihaknya juga sudah bertemu dengan anggota keluarga korban untuk menyampaikan jika proses pencarian telah dihentikan. Pihak keluarga pun mengaku menerima dengan ikhlas dan berterima kasih kepada tim SAR yang sudah berupaya untuk melakukan pencarian terhadap anggota keluarganya yang hilang.
Untuk diketahui, selama proses pencarian, tim SAR gabungan sempat mengalami beberapa kendala karena cuaca buruk. Seperti hujan deras, angin kencang serta gelombang tinggi yang membuat proses pencarian sempat dihentikan beberapa jam. Upaya pencarian juga sempat diperluas hingga perairan Seraya, namun hingga kini keberadaan target belum juga ditemukan.
Sebelumnya, hilangnya Sulandri baru diketahui setelah beberapa nelayan mendapati jukung korban terombang ambing tanpa awak diperairan Bunutan pada Sabtu (29/6/2024) lalu. Saat itu, melihat ciri - ciri yang ada pada perahu, akhirnya pihak keluarha mengenai bahwa jukung tersebut dipergunakan oleh korban untuk melaut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7736 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan