Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pasukan Israel Gempur 4 Sekolah di Gaza Dalam 4 Hari, 3 Milik PBB
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan Israel menggempur empat bangunan sekolah dalam empat hari dan menewaskan puluhan orang. Dari jumlah ini, tiga di antaranya merupakan fasilitas pendidikan yang dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada Selasa (9/7), Israel menyerang bangunan Sekolah Al Awda di Abassan, dekat Khan Younis. Imbas serangan ini setidaknya 30 orang tewas.
Di hari sebelumnya yakni pada Senin, sejumlah orang terluka gegara gempuran Israel di sekolah yang dioperasikan Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Nuseirat.
Pada pekan lalu yakni Sabtu, Israel menyerang sekolah yang dioperasikan PBB, Al Jawni. Imbas gempuran ini, 16 orang tewas.
Sekolah itu menampung sekitar 2.000 warga Palestina saat serangan terjadi.
Pada Minggu, empat orang tewas karena serangan Israel di Sekolah Holy Family di Gaza City.
Patriarkat Latin, yang mengelola sekolah tersebut, mengatakan ratusan orang telah tinggal di halaman sekolah sebelum serangan itu, demikian dikutip Al Jazeera.
Hari ini, Israel juga menyerang bangunan PBB di Gaza. Mereka mengklaim serangan itu untuk menargetkan Hamas yang berlindung di fasilitas sipil.
"[Hamas] beroperasi di dalam markas besar UNRWA di daerah tersebut dan menggunakan sebagai pangkalan melakukan serangan terhadap pasukan IDF [Pasukan Pertahanan Israel," demikian menurut Israel, dikutip AFP.
UNRWA tak segera memberi komentar soal serangan tersebut.
Badan ini juga menyatakan "tak punya cara untuk memverifikasi" klaim bahwa fasilitas mereka digunakan Hamas.
Serangan intensif Israel di Gaza terjadi saat pembicaraan negosiasi gencatan senjata di Qatar berlangsung.
Negosiasi gencatan senjata berlangsung alot. Biasanya topik yang menjadi perdebatan adalah pertukaran sandera atau tahanan hingga interval gencatan senjata.
Israel melancarkan agresi ke Gaza sejak Oktober 2023. Imbas operasi ini, lebih dari 38.000 orang di Palestina tewas dan ratusan ribu rumah hancur. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan