Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pilkada Serentak, MDA Bali Wanti-Wanti Bendesa Adat Tak Terlibat Politik Praktis
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebagai tokoh yang dihormati dan disegani, seorang Bendesa Adat diharapkan tidak terlibat politik praktis dalam tahapan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet usai menjadi narasumber pada acara seminar yang diselenggarakan KPU Karangasem pada, Sabtu (20/7/2024).
Baca juga:
Bendesa Adat Berawa Bergulir, Terungkap 'Chat' Minta Rp10 M">Sidang Perdana Kasus Bendesa Adat Berawa Bergulir, Terungkap 'Chat' Minta Rp10 M
Menurutnya, sampai saat ini belum ada aturan yang melarang Bendesa untuk terlibat politik praktis, hanya saja ia sangat berharap agar para Bendesa ini bisa tetap menjaga netralitasnya.
Tentu hal ini bertujuan untuk menjaga situasi Desa Adat agar tetap kondusif. Mengingat, di masyarakat ada banyak warna dan arah politik yang berbeda - beda sehingga dianggap cukup rentan memicu perselisihan. Seorang Bendesa seharusnya mengayomi, menjadi peneduh semua golongan masyrakat dan tidak sampai ikut terlibat dalam politik praktis.
"Kami sudah sering mengimbau, walaupun belum ada aturan yang jelas. Saya tidak melarang, tetapi sebaiknya Bendesa jangan berpolitik praktis dan jangan jadi alat kepentingan politik, kita mesti berada di atas masyarakat kita semua, karena di masyarakat tentunya tidak hanya satu warna, melainkan banyak warna sehingga kita harus jadi pengayom dan peneduh bagi semuanya," kata Sukahet.
Maka itu, ia berharap ke depan agar ada kepastian dari sisi aturan dan hal ini mudah - mudahan bisa dibahas bersama untuk mencari formula yang tepat. Sementara, MDA Provinsi saat ini hanya bisa memberikan imbauan saja kepada Bendesa Adat.
Di pihak lain, Ketua KPU Karangasem, I Putu Darma Budiasa juga sependapat dengan apa yang disampaikan oleh MDA Provinsi Bali. Ia berharap Bendesa bisa ikut menjaga netralitasnya dalam Pilkada serentak.
"Ya kami mendukung apa yang disampaikan oleh MDA, menurut kami memang seorang bendesa yang ditokohkan oleh masyarakat sebaiknya bersikap netral, tidak ikut berpolitik praktis," terang Budiasa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan