Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Pilkada Serentak, MDA Bali Wanti-Wanti Bendesa Adat Tak Terlibat Politik Praktis
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebagai tokoh yang dihormati dan disegani, seorang Bendesa Adat diharapkan tidak terlibat politik praktis dalam tahapan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet usai menjadi narasumber pada acara seminar yang diselenggarakan KPU Karangasem pada, Sabtu (20/7/2024).
Baca juga:
Bendesa Adat Berawa Bergulir, Terungkap 'Chat' Minta Rp10 M">Sidang Perdana Kasus Bendesa Adat Berawa Bergulir, Terungkap 'Chat' Minta Rp10 M
Menurutnya, sampai saat ini belum ada aturan yang melarang Bendesa untuk terlibat politik praktis, hanya saja ia sangat berharap agar para Bendesa ini bisa tetap menjaga netralitasnya.
Tentu hal ini bertujuan untuk menjaga situasi Desa Adat agar tetap kondusif. Mengingat, di masyarakat ada banyak warna dan arah politik yang berbeda - beda sehingga dianggap cukup rentan memicu perselisihan. Seorang Bendesa seharusnya mengayomi, menjadi peneduh semua golongan masyrakat dan tidak sampai ikut terlibat dalam politik praktis.
"Kami sudah sering mengimbau, walaupun belum ada aturan yang jelas. Saya tidak melarang, tetapi sebaiknya Bendesa jangan berpolitik praktis dan jangan jadi alat kepentingan politik, kita mesti berada di atas masyarakat kita semua, karena di masyarakat tentunya tidak hanya satu warna, melainkan banyak warna sehingga kita harus jadi pengayom dan peneduh bagi semuanya," kata Sukahet.
Maka itu, ia berharap ke depan agar ada kepastian dari sisi aturan dan hal ini mudah - mudahan bisa dibahas bersama untuk mencari formula yang tepat. Sementara, MDA Provinsi saat ini hanya bisa memberikan imbauan saja kepada Bendesa Adat.
Di pihak lain, Ketua KPU Karangasem, I Putu Darma Budiasa juga sependapat dengan apa yang disampaikan oleh MDA Provinsi Bali. Ia berharap Bendesa bisa ikut menjaga netralitasnya dalam Pilkada serentak.
"Ya kami mendukung apa yang disampaikan oleh MDA, menurut kami memang seorang bendesa yang ditokohkan oleh masyarakat sebaiknya bersikap netral, tidak ikut berpolitik praktis," terang Budiasa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5193 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3430 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2200 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 921 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan