Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Israel Pakai Wilayah Udara Saudi Untuk Serang Houthi Yaman
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel disebut menggunakan wilayah udara Arab Saudi dalam serangannya terhadap kota pelabuhan Hodeidah di Yaman, Sabtu (20/7) lalu.
Radio Angkatan Darat Israel pada Minggu (21/7) melaporkan bahwa Negeri Zionis telah memberi tahu Saudi rencana mereka untuk menggempur Hodeidah, Yaman, melalui wilayah udara Riyadh.
Riyadh pun disebut telah mengizinkan Israel untuk menggunakan wilayah udaranya.
Surat kabar Ibrani Yedioth Ahronoth juga melaporkan pada Sabtu (20/7) bahwa tentara Israel telah berkoordinasi dengan Saudi untuk melancarkan serangan yang menargetkan kelompok milisi Houthi.
Koordinasi itu mencakup pengisian bahan bakar di udara dengan pesawat RAM serta terbang di ketinggian rendah guna menghindari radar.
Meski begitu, juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi, Brigadir Jenderal Turki Al-Maliki, membantah negaranya terlibat dalam serangan tersebut. Al-Maliki menegaskan Riyadh tak sedikit pun terlibat apalagi membiarkan wilayah udaranya digunakan.
"Arab Saudi tidak memiliki hubungan atau partisipasi dalam menargetkan Hodeidah, dan kerajaan tidak akan membiarkan wilayah udaranya disusupi oleh pihak mana pun," ucapnya, seperti dikutip Middle East Monitor (MEMO).
Selain Saudi, pemerintah Amerika Serikat juga dilaporkan telah diberitahu Israel mengenai rencana serangannya ke Yaman beberapa jam sebelumnya. Namun, AS menegaskan tak ikut serta dalam serangan tersebut.
Israel melancarkan serangan udara ke depot penyimpanan bahan bakar dan pembangkit listrik di Hodeidah, Yaman, pada Sabtu (20/7). Serangan udara itu memicu kebakaran besar hingga seluruh wilayah Hodeidah mati listrik.
Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menyatakan serangan yang menewaskan enam orang dan melukai 83 lainnya tersebut untuk mengirim pesan kepada Houthi.
Ini merupakan serangan balasan Israel setelah sehari sebelumnya Houthi menyerang ibu kota Tel Aviv dengan drone tak berawak. Serangan itu menyebabkan satu warga Israel tewas dan belasan lainnya luka-luka.
Merespons serangan Zionis pada Sabtu, Houthi pun menyatakan tengah menyiapkan serangan besar-besaran dan tak akan menahan diri dalam menanggapi serangan brutal Israel. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan