Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Israel Gempur Hizbullah Usai Serangan di Golan Tewaskan 12 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan militer Israel meluncurkan rentetan roket ke Lebanon selatan usai lapangan bola di Majdal Shams, Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel, diserang sebuah roket pada Sabtu (27/7).
Militer Israel menyatakan pasukan angkatan udara menargetkan "jauh ke dalam" wilayah Lebanon dan Lebanon selatan dalam serangan tersebut.
"Pasukan angkatan udara Israel sepanjang malam menargetkan sejumlah target Hizbullah di dalam wilayah Lebanon dan Lebanon selatan, termasuk gudang senjata dan infrastruktur di wilayah Chabriha, Borj El Chmali, Beqaa, Kfarkela, Rab El Thalathine, Khiam, dan Tayr Harfa," demikian keterangan militer, seperti dikutip Reuters, Minggu (28/7).
Jurnalis Al Jazeera juga melaporkan rentetan serangan terjadi di sejumlah wilayah Lebanon selatan, antara lain di Kota Tyre, Kota Abbasiya, hingga Burj al-Shemali.
Abbasiya dan Burj al-Shemali adalah wilayah yang terletak di dalam Lebanon, bukan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.
Biasanya, Israel akan menyerang wilayah perbatasan seperti Tayr Harfa, Khiam, dan Ram al-Thalathine.
Meski serangan yang menargetkan jauh ke dalam Lebanon seperti ini bukan kali pertama terjadi, namun pemerintah Lebanon sampai mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam seluruh serangan terhadap warga sipil.
"Hal ini cukup signifikan. Ini menunjukkan bahwa ada situasi serius di mana pemerintah Lebanon mengutuk serangan terhadap Israel, meskipun faktanya wilayah tersebut merupakan wilayah pendudukan," demikian lapor jurnalis Al Jazeera.
Setidaknya 12 orang tewas akibat serangan roket yang menghantam lapangan bola di Majdal Shams, Dataran Tinggi Golan, Sabtu (27/7).
Otoritas Israel menuding kelompok milisi Hizbullah di Lebanon merupakan dalang dari serangan tersebut.
"Serangan Hizbullah hari ini telah melanggar batas garis merah, dan responsnya akan sesuai dengan itu. Kami sedang mendekati momen perang habis-habisan melawan Hizbullah dan Lebanon," kata Menteri Luar Negeri Israel Katz kepada Axios.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan negaranya akan membalas serangan roket yang menyasar desa Druze ini.
"Hizbullah akan membayar dengan sebuah harga yang mahal, harga yang sejauh ini belum dibayarkannya," ujar Netanyahu dalam perbincangan dengan komunitas Druze seperti disiarkan kantor PM Israel, dikutip dari Reuters.
Hizbullah telah membantah melancarkan serangan roket ke Dataran Tinggi Golan. Melalui pernyataan tertulis, Hizbullah menegaskan pihaknya "sama sekali tidak ada hubungannya dengan insiden tersebut."
Israel mengokupasi Dataran Tinggi Golan yang sebelumnya masuk teritorial Suriah pada 1967 silam. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan