Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Teror Bom Bunuh Diri Somalia: 37 Tewas dan 212 Orang Terluka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Kesehatan Somalia Ali Haji mengungkap pada Sabtu (4/8) korban tewas akibat ledakan di restoran terkenal di Mogadishu mencapai 37 orang. Selain itu dikatakan 212 orang lainnya terluka, termasuk 11 orang yang disebut kondisinya kritis.
Ledakan yang terjadi pada Jumat ini merupakan serangan paling mematikan di Somalia sejak dua bom mobil yang meledak di dekat persimpangan pasar ramai pada Oktober 2022. Insiden ini merenggut nyawa 100 orang dan melukai setidaknya 300 orang.
Reuters memberitakan berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Abdifatah Aden, bahwa korban tewas di Mogadishu bukan cuma warga sipil. Seorang tentara dikatakan tewas dalam kejadian itu.
Aden juga mengungkap salah satu pelaku meledakan dirinya sendiri sementara tiga lainnya tewas oleh pasukan keamanan. Sedangkan satu orang penyerang ditangkap hidup-hidup.
Hingga sekarang tak ada klaim tanggung jawab dari al Shabaab yang terkait al Qaeda, pihak ini sebelumnya mengklaim serangan serupa di masa lalu termasuk bom mobil pada 2022.
Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud dan Perdana Menteri Hamza Abdi Barre bertemu badan keamanan usai serangan itu dan menyusun rencana penguatan keamanan kota.
"Pemerintah bertekad melenyapkan teroris. Teroris ingin menakut-nakuti warga sipil. Biarkan warga sipil melaporkan teroris yang bersembunyi di antara mereka," tulis unggahan kantor presiden di X.
Pemerintah Somalia secara umum merujuk ke al Shabaab bila menggunakan kata teroris.
Al Shabaab menguasai sebagian wilayah Somalia tetapi sudah dipukul mundur serangan balasan pemerintah sejak 2022. Walau begitu para militan tetap mampu meluncurkan serangan signifikan dengan target pemerintah, komersial dan militer. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli