Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Vatikan Buka Suara Soal Parodi 'Perjamuan Terakhir' di Olimpiade Paris
beritabali.com/cnnindonesia.com/Vatikan Buka Suara Soal Parodi 'Perjamuan Terakhir' di Olimpiade Paris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Vatikan mengomentari upacara pembukaan Olimpiade Paris yang dianggap memparodikan lukisan 'Perjamuan Terakhir' karya Leonardo da Vinci. Lukisan ini menggambarkan perjamuan terakhir Yesus Kristus sebelum dia disalibkan.
Reuters memberitakan menurut pernyataan resmi Vatikan bahwa negara terkecil di dunia yang dipimpin Paus ini merasa sedih atas parodi itu.
"Takhta Suci bersedih atas adegan-adegan tertentu pada upacara pembukaan Olimpiade Paris dan tidak dapat tidak bergabung dengan suara-suara yang muncul dalam beberapa hari terakhir untuk menyesali penghinaan yang dilakukan terhadap banyak orang Kristen dan penganut agama lain," tulis Vatikan di pernyataan resminya yang dikeluarkan dalam bahasa Prancis.
Upacara pembukaan Olimpiade Paris yang dilakukan pada 26 Juli mengandung penampilan menyerupai adegan Alkitab tentang Yesus dan para rasulnya yang berbagi makanan terakhir sebelum penyaliban.
Bagian yang jadi masalah adalah penampilan itu memperlihatkan karakter waria, model transgender dan penyanyi telanjang sebagai dewa anggur Yunani, Dionysus.
Penyelenggara Olimpiade Paris 2024 sudah meminta maaf atas adegan itu dua hari usai upacara pembukaan. Mereka mengatakan tak pernah ada niat untuk tidak menghormati kelompok agama mana pun.
Direktur artistik di balik layar mengatakan sandiwara tersebut tidak terinspirasi perjamuan terakhir, tetapi lebih merupakan pesta pagan yang terkait sejarah Olimpiade.
"Dalam acara bergengsi saat seluruh dunia berkumpul dengan nilai-nilai yang sama, seharusnya tidak boleh ada sindiran yang mengejek keyakinan agama banyak orang," kata Vatikan.
"Kebebasan berekspresi, yang jelas tidak dipertanyakan, menemukan batasnya dalam hal menghormati orang lain," katanya lagi.
Dalam pernyataan resmi ini Vatikan tidak menjelaskan mengapa mengeluarkan pernyataan tersebut lebih dari sepekan usai upacara pembukaan.
Paus Fransiskus telah melakukan panggilan telepon pada 1 Agustus dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan, di mana Erdogan mengatakan kedua pemimpin membahas acara Paris. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1971 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun