Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Vatikan Buka Suara Soal Parodi 'Perjamuan Terakhir' di Olimpiade Paris
beritabali.com/cnnindonesia.com/Vatikan Buka Suara Soal Parodi 'Perjamuan Terakhir' di Olimpiade Paris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Vatikan mengomentari upacara pembukaan Olimpiade Paris yang dianggap memparodikan lukisan 'Perjamuan Terakhir' karya Leonardo da Vinci. Lukisan ini menggambarkan perjamuan terakhir Yesus Kristus sebelum dia disalibkan.
Reuters memberitakan menurut pernyataan resmi Vatikan bahwa negara terkecil di dunia yang dipimpin Paus ini merasa sedih atas parodi itu.
"Takhta Suci bersedih atas adegan-adegan tertentu pada upacara pembukaan Olimpiade Paris dan tidak dapat tidak bergabung dengan suara-suara yang muncul dalam beberapa hari terakhir untuk menyesali penghinaan yang dilakukan terhadap banyak orang Kristen dan penganut agama lain," tulis Vatikan di pernyataan resminya yang dikeluarkan dalam bahasa Prancis.
Upacara pembukaan Olimpiade Paris yang dilakukan pada 26 Juli mengandung penampilan menyerupai adegan Alkitab tentang Yesus dan para rasulnya yang berbagi makanan terakhir sebelum penyaliban.
Bagian yang jadi masalah adalah penampilan itu memperlihatkan karakter waria, model transgender dan penyanyi telanjang sebagai dewa anggur Yunani, Dionysus.
Penyelenggara Olimpiade Paris 2024 sudah meminta maaf atas adegan itu dua hari usai upacara pembukaan. Mereka mengatakan tak pernah ada niat untuk tidak menghormati kelompok agama mana pun.
Direktur artistik di balik layar mengatakan sandiwara tersebut tidak terinspirasi perjamuan terakhir, tetapi lebih merupakan pesta pagan yang terkait sejarah Olimpiade.
"Dalam acara bergengsi saat seluruh dunia berkumpul dengan nilai-nilai yang sama, seharusnya tidak boleh ada sindiran yang mengejek keyakinan agama banyak orang," kata Vatikan.
"Kebebasan berekspresi, yang jelas tidak dipertanyakan, menemukan batasnya dalam hal menghormati orang lain," katanya lagi.
Dalam pernyataan resmi ini Vatikan tidak menjelaskan mengapa mengeluarkan pernyataan tersebut lebih dari sepekan usai upacara pembukaan.
Paus Fransiskus telah melakukan panggilan telepon pada 1 Agustus dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan, di mana Erdogan mengatakan kedua pemimpin membahas acara Paris. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan