Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ekonomi Bali Triwulan II-2024 Tumbuh 6,34 Persen, Pariwisata Masih Pendorong Utama
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pertumbuhan ekonomi Bali menggeliat pada triwulan II-2024. Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Bali mencapai Rp74,77 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB) dan Rp42,24 triliun atas dasar harga konstan (ADHK 2010=100).
Pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan II-2024 tercatat sebesar 6,34 persen dibandingkan triwulan I-2024, dan 5,36 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Endang Retno Sri Subiyandani menjelaskan dari sisi produksi, sektor Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 22,18 persen.
Sementara itu, sektor Jasa Keuangan dan Asuransi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 19,38 persen jika ditinjau dari sisi pengeluaran. Kontribusi terbesar dari sisi pengeluaran adalah pada Komponen Konsumsi Rumah Tangga yang mencapai 52,14 persen, disusul oleh Komponen Ekspor Luar Negeri dengan pertumbuhan sebesar 17,42 persen.
Lebih lanjut, aktivitas pariwisata dan konsumsi masyarakat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Bali. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara meningkat sebesar 17,86 persen dibandingkan tahun lalu, dan tingkat penghunian kamar hotel bintang naik rata-rata sebesar 12,79 persen.
"Bandara I Gusti Ngurah Rai juga mencatatkan peningkatan jumlah keberangkatan penumpang domestik dan internasional masing-masing sebesar 5,18 persen dan 25,77 persen," sebutnya dalam rilis berita resmi statistik, Senin (5/8/2024).
Momentum Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, serta acara Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-46, turut mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat. Peningkatan ini juga terlihat dari penjualan listrik pada sektor industri dan bisnis yang masing-masing meningkat sebesar 7,37 persen dan 15,59 persen, serta penjualan semen yang tumbuh sebesar 24,39 persen.
Stabilitas ekonomi Bali turut didukung oleh inflasi yang tetap stabil di kisaran 2,71 persen pada Juni 2024, yang berada dalam target inflasi 3,00 ±1,00 persen. Kenaikan pajak penjualan kendaraan plat putih baru (BBNKB I) sebesar 23,37 persen, serta peningkatan indeks penjualan riil di Kota Denpasar sebesar 9,61 persen, menunjukkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga.
Secara keseluruhan, ekonomi Bali pada semester I-2024 tumbuh sebesar 5,66 persen, mencerminkan momentum positif yang berkelanjutan. Aktivitas produksi tetap ekspansif, dan peningkatan impor bahan baku serta penjualan sektor-sektor penting menunjukkan bahwa ekonomi Bali sedang dalam jalur yang baik menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan