Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Iran Makin Dekat Serang Israel: Tak Ada Yang Boleh Ragu Balasan Kami
beritabali.com/cnnindonesia.com/Iran Makin Dekat Serang Israel: Tak Ada Yang Boleh Ragu Balasan Kami
BERITABALI.COM, DUNIA.
Iran menegaskan tidak ada seorang pun yang dapat meragukan haknya membalas serangan ke ibu kota Teheran yang menewaskan pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, mengatakan Iran punya hak untuk melindungi kedaulatan nasional dan integritas teritorialnya dalam merespons serangan yang diduga dilakukan Israel itu.
"Kami percaya bahwa Iran berhak menghukum agresor dalam kerangka hukum internasional. Iran pasti dan tegas akan mengambil tindakan serius dan pencegahan dengan menggunakan hak inherennya berdasarkan prinsip-prinsip internasional untuk memastikan keamanannya," ucap Kanaani seperti dikutip kantor berita Iran, Tasnim, pada Senin (5/8).
Dalam pertemuannya dengan Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Teheran pada Senin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menjamin Israel "pasti akan menerima balasan atas kejahatan dan penghinaan" terhadap negaranya.
"Tindakan kriminal rezim Zionis terhadap rakyat Gaza yang tak berdaya dan pembunuhannya terhadap martir Ismail Haniyeh di negara kami adalah contoh nyata pelanggaran semua aturan dan hukum internasional," kata Pezeshkian seperti dikutip Al Jazeera dari situs Kepresidenan Iran.
"Republik Islam Iran sama sekali tidak bermaksud memperluas cakupan perang dan krisis di kawasan itu, tetapi rezim itu (Israel) pasti akan menerima balasan atas kejahatan dan penghinaannya."
Sementara itu, Amerika Serikat meyakini Iran akan menyerang Israel hari ini dalam waktu 24 hingga 48 jam sebagai balasan kematian bos Hamas Ismail Haniyeh.
Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken menyampaikan dugaan itu ke negara-negara kelompok 7 (G7) melalui video konferensi, Minggu (4/8).
"Serangan oleh Iran dan Hizbullah terhadap Israel bisa dimulai paling cepat pada hari Senin [5/8]," demikian laporan Axios, mengutip tiga sumber.
Dalam video konferensi itu, menurut para sumber, Blinken mengatakan AS yakin serangan Iran tak bisa dihindari usai komandan top Hizbullah tewas di Beirut dan Haniyeh di Teheran.
Namun, Blinken tak yakin serangan dan skala seperti apa yang bakal dimainkan Iran.
Blinken lalu mengatakan mereka perlu melakukan tekanan diplomatik ke Iran dan mencegah dampak serangan sekecil mungkin. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun