Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tunggu Vaksin dari AS dan Jepang, Kasus Mpox di Kongo Terus Bertambah
beritabali.com/cnnindonesia.com/Tunggu Vaksin dari AS dan Jepang, Kasus Mpox di Kongo Terus Bertambah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kasus dan kematian akibat penyakit mpox atau cacar monyet meningkat di Republik Demokratik Kongo ketika negara itu tengah menunggu vaksin dari Amerika Serikat dan Jepang, kata menteri kesehatan pada Senin (19/8).
Menteri Kesehatan Kongo, Samuel-Roger Kamba mengatakan, jumlah korban tahun ini telah meningkat dalam beberapa hari dari 16.000 kasus dan 548 kematian, menjadi 16.700 kasus dan "sedikit lebih dari 570" kematian.
"Kita sedang membicarakan keadaan darurat di benua ini," kata Kamba pada konferensi pers ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara yang terkena dampak untuk meningkatkan program vaksinasi guna melawan jenis mpox yang lebih mematikan, melansir AFP.
WHO pada hari Rabu (14/8) menyatakan lonjakan mpox di Afrika sebagai darurat kesehatan masyarakat global.
Wabah telah dilaporkan di Burundi, Kenya, Rwanda, dan Uganda sejak Juli. Kasus strain baru juga telah terdeteksi di Swedia.
Amerika Serikat telah menjanjikan 50.000 dosis vaksin untuk Kongo, sementara Jepang pada Senin setuju untuk mengirim 3,5 juta dosis, "hanya untuk anak-anak," kata seorang sumber medis, yang tidak mau disebutkan namanya, kepada AFP.
Sumber tersebut mengatakan bahwa Kongo "berencana untuk memvaksinasi empat juta orang termasuk 3,5 juta anak-anak".
"Saya berharap minggu depan kita sudah bisa melihat vaksinnya tiba," kata Kamba.
"Vaksin adalah solusi atas masalah kita," tambahnya, mendesak masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi.
"Rencana strategis vaksinasi kami sudah siap. Kami tinggal menunggu vaksinnya tiba."
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun