Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Duta Besar Rusia Angkat Bicara Soal Isu Warganya Kerap Berulah di Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, memberikan tanggapan terkait isu mengenai turis Rusia yang seringkali dilaporkan berulah di Bali. Menurut Tolchenov, pihaknya sedang berupaya untuk memastikan bahwa wisatawan Rusia mematuhi peraturan setempat selama berada di Pulau Dewata.
Dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di Jakarta Selatan, Selasa (20/8), Tolchenov mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap pandangan yang menganggap turis Rusia sebagai yang paling bermasalah di Bali.
"Saya tidak percaya pada beberapa pihak yang menyebut turis Rusia sebagai yang terburuk atau yang tidak mematuhi hukum dan adat setempat di Bali. Saya yakin bukan hanya orang Rusia yang melakukan tindakan kriminal," ujarnya.
Isu pelanggaran yang melibatkan turis Rusia di Bali semakin menjadi sorotan sejak pandemi Covid-19 mereda, dengan laporan media nasional menyebutkan berbagai pelanggaran norma adat, aturan lalu lintas, hingga tindak pidana. Gubernur Bali, I Wayan Koster, bahkan pernah mengusulkan pencabutan layanan visa saat kedatangan (Visa on Arrival) bagi warga negara Rusia dan Ukraina pada tahun 2023, sebagai respons terhadap maraknya pelanggaran hukum oleh warga dari kedua negara tersebut.
Tolchenov mencatat bahwa saat ini terdapat sekitar 40.000 hingga 45.000 warga negara Rusia di Bali, sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali terbaru menunjukkan 144.104 wisatawan Rusia yang datang ke pulau tersebut. Meski demikian, Tolchenov menegaskan bahwa sebagian besar turis Rusia adalah individu yang berusaha mematuhi peraturan setempat.
"Kami berusaha meyakinkan mereka untuk mengikuti semua ketentuan yang berlaku. Jika ada masalah, tugas kami adalah memberikan bantuan konsuler," tuturnya.
Sebagai upaya untuk menangani permasalahan ini, Tolchenov mengungkapkan bahwa pemerintah Rusia sedang mempertimbangkan pembukaan konsulat jenderal di Denpasar. Saat ini, konsulat Rusia hanya tersedia di Jakarta, yang mempersulit penyelesaian masalah bagi warga negara Rusia di Bali.
"Saya telah mendorong pemerintah Rusia untuk membuka kantor perwakilan konsuler di Bali agar bisa lebih mudah menangani masalah yang dihadapi oleh warga kami," tambahnya.
Tolchenov juga mencatat bahwa Bali memiliki citra yang sangat baik di mata banyak orang Rusia, yang sering mengunjungi pulau tersebut untuk berlibur.
Baca juga:
Bule Rusia Aniaya-Rudapaksa Psikolog Belarusia di Vila Cemagi, Kabur dari RSUP Prof Ngoerah
"Ketika saya berbicara tentang Indonesia dengan rekan-rekan saya di Rusia, Bali adalah yang paling dikenal. Saya berharap orang Bali juga akan memiliki kesan positif tentang wisatawan Rusia," tutupnya. (sumber: Tempo.co)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan