Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Duta Besar Rusia Angkat Bicara Soal Isu Warganya Kerap Berulah di Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, memberikan tanggapan terkait isu mengenai turis Rusia yang seringkali dilaporkan berulah di Bali. Menurut Tolchenov, pihaknya sedang berupaya untuk memastikan bahwa wisatawan Rusia mematuhi peraturan setempat selama berada di Pulau Dewata.
Dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di Jakarta Selatan, Selasa (20/8), Tolchenov mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap pandangan yang menganggap turis Rusia sebagai yang paling bermasalah di Bali.
"Saya tidak percaya pada beberapa pihak yang menyebut turis Rusia sebagai yang terburuk atau yang tidak mematuhi hukum dan adat setempat di Bali. Saya yakin bukan hanya orang Rusia yang melakukan tindakan kriminal," ujarnya.
Isu pelanggaran yang melibatkan turis Rusia di Bali semakin menjadi sorotan sejak pandemi Covid-19 mereda, dengan laporan media nasional menyebutkan berbagai pelanggaran norma adat, aturan lalu lintas, hingga tindak pidana. Gubernur Bali, I Wayan Koster, bahkan pernah mengusulkan pencabutan layanan visa saat kedatangan (Visa on Arrival) bagi warga negara Rusia dan Ukraina pada tahun 2023, sebagai respons terhadap maraknya pelanggaran hukum oleh warga dari kedua negara tersebut.
Tolchenov mencatat bahwa saat ini terdapat sekitar 40.000 hingga 45.000 warga negara Rusia di Bali, sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali terbaru menunjukkan 144.104 wisatawan Rusia yang datang ke pulau tersebut. Meski demikian, Tolchenov menegaskan bahwa sebagian besar turis Rusia adalah individu yang berusaha mematuhi peraturan setempat.
"Kami berusaha meyakinkan mereka untuk mengikuti semua ketentuan yang berlaku. Jika ada masalah, tugas kami adalah memberikan bantuan konsuler," tuturnya.
Sebagai upaya untuk menangani permasalahan ini, Tolchenov mengungkapkan bahwa pemerintah Rusia sedang mempertimbangkan pembukaan konsulat jenderal di Denpasar. Saat ini, konsulat Rusia hanya tersedia di Jakarta, yang mempersulit penyelesaian masalah bagi warga negara Rusia di Bali.
"Saya telah mendorong pemerintah Rusia untuk membuka kantor perwakilan konsuler di Bali agar bisa lebih mudah menangani masalah yang dihadapi oleh warga kami," tambahnya.
Tolchenov juga mencatat bahwa Bali memiliki citra yang sangat baik di mata banyak orang Rusia, yang sering mengunjungi pulau tersebut untuk berlibur.
Baca juga:
Bule Rusia Aniaya-Rudapaksa Psikolog Belarusia di Vila Cemagi, Kabur dari RSUP Prof Ngoerah
"Ketika saya berbicara tentang Indonesia dengan rekan-rekan saya di Rusia, Bali adalah yang paling dikenal. Saya berharap orang Bali juga akan memiliki kesan positif tentang wisatawan Rusia," tutupnya. (sumber: Tempo.co)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2371 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun