Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Istana Endus Upaya Adu Domba Jokowi dengan Prabowo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Staf Khusus Presiden Juri Ardiantoro mengendus upaya adu domba terhadap Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Juri mengatakan ada pihak yang sengaja mengembuskan isu keretakan Prabowo dan Jokowi. Pihak-pihak itu mengaitkan berbagai peristiwa politik dan mengaitkannya dengan keretakan hubungan dua presiden.
"Jika ada mengadu domba dengan nyata-nyata mengatakan hubungan Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih saat ini retak adalah upaya mengganggu agenda keberlanjutan pemerintahan," kata Juri melalui keterangan tertulis, Senin (26/8).
Juri memastikan kabar keretakan hubungan Jokowi dengan Prabowo tidak benar. Menurut Juri, Jokowi justru sedang fokus melakukan transisi pemerintahan.
Jokowi, ucapnya, memberi ruang yang luas bagi Prabowo untuk menyusun agenda-agenda strategis. Prabowo dipersilakan menjalankan visi dan misinya demi keberlanjutan pemerintahan selanjutnya.
"Di mana letak keretakannya? Itulah yang menjadi menjadi pertanyaan Pak Prabowo. Presiden terpilih tegas menampik berbagai spekulasi, rumor bahkan upaya-upaya politik yang bertujuan mengadu domba dengan Presiden Joko Widodo," ucap Juri.
Sebelumnya, hubungan Jokowi dengan Prabowo menjadi sorotan publik setelah drama revisi UU Pilkada. DPR yang dipimpin kader Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membatalkan revisi UU Pilkada meskipun sudah sepakat dengan pemerintah.
Kemarin, Jokowi juga menyinggung soal orang-orang yang meninggalkannya dan membatalkan kesepakatan dengannya. Meski begitu, Jokowi tak menyebut siapa pihak yang ia maksud.
"Biasanya datang itu ramai-ramai, terakhir begitu mau pergi, ditinggal ramai-ramai. Tapi saya yakin itu tidak dengan Bapak Surya Paloh, tidak dengan Bang Surya, dan tidak juga dengan NasDem," ucap Jokowi saat berpidato pada pembukaan Kongres III Partai NasDem, Jakarta, Minggu (25/8).
"Saya pernah salaman, hari ini salaman, sepakat, lalu seminggu kemudian beda. Enggak apa-apa, saya kira sangat bagus," ungkap Jokowi. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7745 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan