Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hizbullah Buka Peluang Serang Israel Lagi Usai Gempur Pakai 320 Roket
beritabali.com/cnnindonesia.com/Hizbullah Buka Peluang Serang Israel Lagi Usai Gempur Pakai 320 Roket
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, buka suara usai milisi itu menghujani lebih dari 320 roket ke Israel pada Minggu (25/8).
Nasrallah mengatakan serangan itu sesuai rencana dan membuka peluang menggempur Israel lagi.
"[Kami telah melaksanakan serangan] seperti yang direncanakan," kata dia saat pidato yang disiarkan di televisi, dikutip English Al Arabiya.
Nasrallah juga menerangkan Hizbullah akan melakukan penilaian hasil operasi dan menentukan langkah selanjutnya termasuk kemungkinan menyerang Israel lagi.
"Jika hasilnya belum cukup, kami berhak menanggapi di lain waktu," ujar dia.
Di kesempatan itu, dia menekankan serangan Hizbullah merupakan balasan usai komandan senior Fuad Shokr tewas di Beirut pada Juli lalu.
Nasrallah juga menyebut serangan baru diluncurkan karena beberapa alasan. Salah satunya "mobilisasi" aset militer dari Amerika Serikat ke Lebanon selatan.
Alasan lain Hizbullah yakni karena menunggu perkembangan negosiasi gencatan senjata Israel-Hamas.
Namun, pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu justru mengajukan syarat baru. Hamas menolak mentah-mentah syarat tersebut dan menuding mereka merusak kesepakatan. Nasrallah juga menuding Israel menghancurkan negosiasi.
Lebih lanjut, dia juga membeberkan serangan Hizbullah tak menargetkan warga sipil atau infrastruktur publik melainkan fasilitas militer Israel.
Pidato Nasrallah muncul usai Hizbullah meluncurkan lebih dari 300 roket ke Israel.
Imbas serangan itu pihak berwenang Israel menutup operasi bandara di Tel Aviv. Netanyahu juga menetapkan status darurat selama 48 jam.
Tak tinggal diam, Israel balik membalas serangan-serangan Hizbullah di hari yang sama.
Saling serang Israel dan Hizbullah sebetulnya sudah terjadi sejak pasukan Zionis melancarkan agresi ke Jalur Gaza, Palestina, pada Oktober 2023.
Hizbullah mengklaim tak akan berhenti menyerang sebelum pasukan Israel angkat kaki dari seluruh wilayah Palestina. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2574 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1949 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun