Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pelaku Curi Sepatu Empat Kali di Kos Pemogan, Ngaku Dipakai Sehari-hari
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Muchammad Syahroni kini mendekam dalam jeruji tahanan Polsek Denpasar Selatan. Pria asal Lumajang, Jawa Timur ini merupakan maling spesialis sepatu di dalam kamar kos-kosan.
Aksi pencurian ini sudah 4 kali dilakukanya dengan dalih bukan untuk dijual tapi digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Tersangka berusia 21 tahun itu ditangkap Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, setelah menerima laporan pengaduan dari korbannya, I Gusti Ngurah Wartawa.
Korban melaporkan kamar kosnya dimasuki maling dan menggasak berbagai jenis sepatu dan juga kipas angin. Peristiwa pencurian itu terjadi di kos Jalan Mekar II Blok C IV A nomor 21, Pemogan, Denpasar Selatan, pada Senin 26 Agustus 2024 sekira pukul 04.30 dini hari.
Korban menuturkan, pencurian itu sudah kali kedua terjadi dengan modus operandi yang sama. Sebelumnya terjadi pada Jumat 16 Agustus 2024. Merasa tidak aman, korban lantas memasang kamera CCTV di depan kamar kos.
Ternyata benar feeling korban, sepatunya hilang lagi. Hingga akhirnya korban memposting peristiwa kehilangan tersebut ke medsos agar masyarakat waspada terhadap terduga pelaku.
"Dari petunjuk medsos tersebut, piket operasional Reskrim Polsek Denpasar Selatan melakukan olah TKP dan interogasi terhadap korban untuk memastikan perihal adanya peristiwa pidana," ujar AKP Sukadi.
Dalam penyelidikan Polisi, dicurigai pelakunya mirip dengan orang yang tinggal di dekat TKP. Hingga pelaku bernama Mochammad Syahroni ditangkap di kamar kosnya beserta barang bukti.
"Barang bukti sepatu dan kipas angin hasil curian ditemukan di dalam kamar kosnya," ungkap AKP Sukadi.
Tersangka mengaku beraksi seorang diri. Aksi ini sudah 4 kali dilakukannya di sejumlah kamar kos di wilayah Pemogan, Denpasar Selatan.
"Tersangka mengaku barang hasil curian tersebut korban gunakan untuk keperluannya sehari-hari," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan