Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cegah Stunting, Posyandu Ibu dan Balita Hadir di Lapas Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Kerobokan meresmikan Pos Layanan Terpadu (Posyandu) Ibu dan Balita Berdikari 04 sebagai upaya nyata dalam pencegahan stunting di lingkungan pemasyarakatan.
Peresmian ini dilakukan oleh Ketua Umum Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS), Ny. Anna Reynhard.
Ny. Anna Reynhard yang juga menjabat sebagai Duta Anti Stunting Pemasyarakatan Pusat, menekankan bahwa kehadiran Posyandu ini merupakan bagian dari komitmen nasional Pemerintah Republik Indonesia untuk menangani dan mencegah stunting pada anak.
"Masalah stunting adalah tanggung jawab bersama dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi dan membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia," ujar Ny. Anna Reynhard.
Pembangunan Posyandu ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam penanganan stunting, terutama di lingkungan pemasyarakatan. Ny. Anna berharap pencegahan dan penanganan stunting ini tidak hanya menyasar putra-putri petugas pemasyarakatan, tetapi juga anak-anak dari warga binaan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, dalam sambutannya menyatakan, peresmian Posyandu ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk mendukung program Pemasyarakatan Zero Stunting di seluruh wilayah Bali.
"Kami berharap seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis di wilayah Bali dapat mencontoh langkah ini,” ungkapnya.
Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, menambahkan bahwa Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 04 di Lapas Kerobokan ini adalah bagian dari proyek percontohan. Sebelumnya, Posyandu serupa telah diresmikan di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung (Berdikari 01), Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang (Berdikari 02), dan Lapas Kelas IIA Tangerang (Berdikari 03).
Dengan diresmikannya Posyandu ini, diharapkan seluruh pihak, termasuk Kemenkumham dan pemangku kepentingan lainnya, dapat bersinergi untuk mencapai target Zero Stunting di lingkungan pemasyarakatan. Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa anak-anak, baik dari warga binaan maupun petugas, mendapatkan gizi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan