Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Prabowo Wanti-Wanti Potensi Perang Dunia Ketiga: Dunia Sedang Tegang
beritabali.com/cnnindonesia.com/Prabowo Wanti-Wanti Potensi Perang Dunia Ketiga: Dunia Sedang Tegang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mewanti-wanti potensi pecah perang dunia ketiga lantaran kondisi global sedang tegang.
Menurut Prabowo, jika tidak berhati-hati, perang dunia ketiga bisa terjadi.
"Kita harus berani punya ciri khas demokrasi kita sendiri dan saya punya kawan-kawan dari beberapa negara mereka menceritakan," kata Prabowo dalam acara Apel Kader Gerindra di Indonesia Arena, Sabtu (31/8).
"Dari Thailand, raja bahkan sama kerisauannya bahwa dunia ini sedang dalam keadaan tegang, kalau tidak di-manage hati-hati, bisa terjadi perang dunia ketiga," imbuhnya.
Prabowo mengatakan kehadiran partai koalisi dan non-koalisi dalam acara tersebut, menjadi contoh ciri khas demokrasi di Indonesia.
"Saya kira ini suatu langkah, bukti, contoh bagi banyak pihak dalam dan luar negeri bahwa suasana politik di RI memiliki ciri khas yaitu di tengah persaingan sesudah pertandingan sesungguhnya kita bisa rukun kembali menjadi suatu keluarga besar," tutur dia.
Prabowo juga menyinggung soal hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah menjadi rival dalam konstestasi Pilpres. Meski begitu, kini dirinya dan Jokowi telah bersatu dan memiliki hubungan yang baik.
Ia juga meminta para pendukungnya untuk tak lagi menyinggung lawan politiknya di Pilpres 2024. Termasuk, soal sindirian Anies Baswedan yang memberinya nilai 11 dari 100 sebagai Menteri Pertahanan.
"Omon-omon enggak enak lagi, sekarang tidak boleh nyindir-nyindir lagi, jangan ada yang sebut angka 11, jangan, enggak boleh," ucap dia.
"Saudara-saudara, tradisi kita lain demokrasi kita dan ini akan saya ajak tokoh-tokoh semua, demokrasi kita harus berani, kita tidak boleh ikut pola-pola orang lain," lanjutnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan