Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
35 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Karangasem Didominasi Pelecehan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Maraknya kasus kekerasan pada perempuan dan anak yang terjadi belakangan ini di Karangasem sepertinya perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.
Apalagi dari puluhan kasus kekerasan pada perempuan dan anak yang terjadi, sebagian besar didominasi oleh kasus pelecehan bahkan 8 kasus diantaranya merupakan kasus pada anak di bawah umur.
Berdasarkan data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Karangasem, hingga akhir Agustus tahun 2024 ini sedikitnya sudah ada 35 kasus kekerasan pada perempuan dan anak.
Dari 35 kasus tersebut, 20 kasus diantaranya adalah kasus kekerasan pada anak sedangkan 15 kasus lainnya adalah kasus kekerasan pada perempuan yang telah didampingi oleh UPTD PPA Karangasem.
"Per Agustus ini ada 35 kasus yang didampingi UPTD PPA, memang kecenderungan kasus pelecehan mengalami lonjakan di Karangasem, untuk korban kita dampingi baik saat pemeriksaan hingga dari sisi psikologisnya," kata Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Karangasem, Nyoman Budiartini dikonfirmasi, Rabu (4/9/2024).
Pihaknya sendiri tidak bisa memastikan apa penyebab kasus kekerasan khususnya pelecehan di Karangasem mengalami lonjakan pada tahun 2024 ini. Yang jelas ketika ada kasus yang berkaitan dengan tugas PPA maka pihaknya siap untuk mendampingi korban hingga memastikan kondisi psikologisnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 786 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan